Kukuhkan Pengurus Patot’s, Bupati Sumenep : Semua Pelaku Musik Tradisional Harus Bersatu

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukan potensi seni tradisional, khususnya musik tongtong. Musik tongtong telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Kabupaten Sumenep, pada umumnya masyarakat Madura.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat mengukuhkan pengurus Paguyuban Musik Tongtong Sumenep (Patot’s) di Pendopo Agung Keraton, Kamis (8/5/2025).

“Patot’s merupakan wadah strategis bagi para seniman musik tradisional untuk meningkatkan karya, agar musik tongtong berkembang sampai kapanpun,” ujar Fauzi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan, Patot’s harus menjadi motor penggerak dalam mengembangkan dan memajukan seni dan budaya daerah. Keberadaannya sebagai wadah para pelaku seni dapat memperkuat jaringan antarseniman, serta mendorong regenerasi pemain musik tradisional.

“Kami mengharapkan, musik tongtong secara berkelanjutan memberikan kontribusi dalam memajukan daerah melalui sektor seni dan budaya untuk mendorong ekonomi masyarakat,” terang Fauzi.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI telah menetapkan, musik tong-tong sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Sumenep.

“Karena itu, seluruh masyarakat hendaknya menggunakan seni budaya itu dalam kehidupan sehari-hari sebagai sebuah kebanggaan, apalagi musik tongtong Sumenep masuk bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Ketua Patot’s, Subhan, mengatakan, pihaknya bertekad memperkuat sinergi antarkomunitas demi menjaga eksistensi dan kontribusi musik tongtong bagi budaya bangsa.

“Yang jelas, semua pelaku musik tradisional ini bekerja sama untuk mengembangkan musik tongtong. Karena paguyuban berhasil, apabila ada dukungan semua pihak, bukan oleh seorang ketua,” ujarnya.

Penulis : ***

Berita Terkait

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim
Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik
Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya
Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi
Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang
Santuni Ribuan Disabilitas, Kaum Dhuafa, dan Anak Yatim di Musola Ainun Pantai Badur Sumenep, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Doakan Saya Sehat, Kekuatan Saya Ada Pada Kalian
Hampir Tak Pernah Sepi! Arinna Cafe & Resto Diserbu Pengunjung Sejak Buka hingga Malam, Iga Bakar dan Sop Buntut Bikin Ketagihan
Gratis untuk Semua! Kampung Semarak DRT di Manding Sumenep Hadirkan Pesta Rakyat Penuh Hiburan dan Sedekah

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:25 WIB

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21 WIB

Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58 WIB

Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:44 WIB

Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang

Berita Terbaru