Diduga Diintimidasi Mentor, Pj Kades Tebanah Banyuates Sampang Diam diam Teken Kontrak Pemindahan Kantor Desa

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id – Rencana pemindahan Kantor Desa Tebanah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, memicu penolakan keras dari Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Mereka menilai kebijakan tersebut tidak melalui proses musyawarah dan melanggar kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya. 13/05/2025

Kantor Desa (Kandes) yang saat ini berkedudukan di rumah Ni’a, rencananya akan dipindah ke rumah seorang warga bernama Ridhoi di Dusun Morombuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemindahan ini mencuat usai surat kontrak sewa lokasi baru tiba-tiba disodorkan kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Tebanah, Suyitno, dalam musyawarah desa di Balai Desa Tebanah.

Sekretaris Desa Tebanah, Pahhurrosi, mengungkapkan bahwa sejak dilantiknya Pj Kades Suyitno pada 28 April 2025, roda pemerintahan desa mulai berjalan baik. Namun kondisinya berubah saat tekanan eksternal muncul.

“Seorang yang mengaku mentor Pj Kades memaksa agar perangkat desa diganti dan kantor desa dipindahkan ke rumahnya. Ini jelas kami tolak karena tidak berdasar musyawarah dan mengabaikan kontrak sewa yang sah sampai 31 Desember 2025,” tegas Pahhurrosi.

Ia menambahkan, pihaknya sempat mendatangi kediaman Pj Kades di Banyuates dan mendapati bahwa Suyitno telah menandatangani kontrak baru dalam tekanan.

“Pak Suyitno mengaku ditekan dan diintimidasi oleh Ridhoi. Ini sangat kami sesalkan,” ujarnya.

Ketua BPD Tebanah, Mahrum, juga menyuarakan penolakan keras terhadap pemindahan kantor desa yang dinilai bisa mengganggu stabilitas pemerintahan desa.

“Demi menjaga kondusifitas, jangan ada pemindahan kantor desa. Jangan plin-plan, Pak Suyitno,” tegas Mahrum.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Pj Kades Suyitno mengaku kebingungan.

“Saya bingung, mas. Langsung saja ke mentor,” ucapnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari Ridhoi maupun pihak yang mengaku sebagai mentor Pj Kades terkait dugaan intimidasi dan pemaksaan pemindahan kantor desa.

 

Penulis : Anam Sakti

Berita Terkait

Gedung Setda Kembali Dipoles, Pemkab Probolinggo Alokasikan Anggaran Hampir Rp1 Miliar
Oknum LSM: Lapar Siang Malam
Polres Probolinggo Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Halaman DPRD
Tuduhan Keterlibatan Oknum Polisi di Sumenep dalam Transaksi Kendaraan Bermasalah Dinilai Tidak Berdasar
KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak
Di Tengah Gempuran Mafia Cukai oleh KPK, Rokok Bodong Malang Masih Aman Sentosa, Aktivis Desak Periksa KRS yang Diduga Jadi Otak Rokok Bodong Jaringan Gelap
Darurat MBG di Pamekasan, KNPI Soroti Dapur Tanpa IPAL dan Tantang Ketegasan Pemerintah
CV Ayunda Pamekasan Tegaskan Tidak Terlibat Pita Cukai KW, Nyatakan Siap Ambil Langkah Hukum atas Dugaan Pencatutan Nama Perusahaan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:53 WIB

Gedung Setda Kembali Dipoles, Pemkab Probolinggo Alokasikan Anggaran Hampir Rp1 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:45 WIB

Oknum LSM: Lapar Siang Malam

Kamis, 30 April 2026 - 18:16 WIB

Polres Probolinggo Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Halaman DPRD

Kamis, 30 April 2026 - 16:17 WIB

Tuduhan Keterlibatan Oknum Polisi di Sumenep dalam Transaksi Kendaraan Bermasalah Dinilai Tidak Berdasar

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak

Berita Terbaru