CIBINONG— Organisasi kemasyarakatan Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) kembali menegaskan eksistensinya sebagai elemen strategis dalam pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga. Komitmen tersebut tercermin dalam gelaran Gibas Cup I yang diselenggarakan oleh Gibas Sektor Cibinong di Lapangan PSKN Nangewer (Bohari) pada Minggu, 2 Mei 2026.
Turnamen ini tidak sekadar menjadi agenda kompetisi olahraga, tetapi berkembang menjadi ruang sosial yang mempertemukan semangat, potensi, dan harapan generasi muda. Ratusan peserta dari berbagai tim serta antusiasme masyarakat yang memadati lapangan menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi magnet kuat dalam membangun energi kolektif anak muda di wilayah Cibinong dan sekitarnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Gibas Resort Kabupaten Bogor, Ir. Heri Darmawan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kehadiran Gibas Cup merupakan bentuk nyata kontribusi organisasi masyarakat dalam menjawab tantangan pembinaan pemuda di tengah dinamika sosial saat ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Turnamen ini sangat positif. Selain menghadirkan talenta-talenta muda, juga menumbuhkan semangat kepemudaan dalam sepak bola. Ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menghindarkan generasi muda dari pengaruh negatif, sekaligus membuka peluang karier di dunia olahraga,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyoroti realitas di lapangan bahwa potensi besar sepak bola di Kabupaten Bogor masih menghadapi tantangan serius, terutama dalam hal pembinaan yang berkelanjutan dan terstruktur. Wilayah yang luas dengan jumlah penduduk yang besar seharusnya menjadi lumbung atlet potensial, namun belum sepenuhnya terfasilitasi dengan optimal.
“Kabupaten Bogor ini luas dan kaya potensi. Namun tanpa pembinaan yang maksimal, potensi itu akan sulit berkembang. Kami berharap pemerintah dapat lebih hadir dalam memberikan ruang, dukungan, dan sistem pembinaan yang jelas, sehingga talenta-talenta muda ini tidak kehilangan arah,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa GIBAS sebagai organisasi masyarakat berupaya mengambil peran dengan memberikan ruang pembinaan berbasis komunitas, yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter, disiplin, dan nilai-nilai kebersamaan.
Sementara itu, Sekretaris Gibas Resort Kabupaten Bogor, Rachman, menilai bahwa Gibas Cup I memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pertandingan.
Menurutnya, turnamen ini adalah instrumen sosial yang mampu membangun ekosistem positif bagi generasi muda, sekaligus menjadi wadah aktualisasi diri yang sehat dan produktif.
“Gibas Cup Sektor Cibinong I hadir sebagai panggung anak muda—menyatukan bakat, sportivitas, dan semangat juang dalam satu lapangan penuh gairah. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membangun mental, solidaritas, dan nilai fair play,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program seperti ini agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Ke depan, ia berharap adanya sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta dalam menciptakan sistem pembinaan olahraga yang lebih terarah.
Ketua Panitia, Muhamad Syukur, menyampaikan bahwa turnamen ini telah dipersiapkan secara matang selama kurang lebih dua bulan, mulai dari penjaringan tim hingga pelaksanaan pertandingan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk menyelenggarakan Gibas Cup ke-2 yang lebih besar dan lebih meriah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas sebagai nilai utama dalam setiap pertandingan.
“Menang dan kalah adalah hal biasa, tetapi sportivitas adalah harga mati. Kami ingin dari lapangan ini lahir pemain-pemain yang tidak hanya hebat secara teknik, tetapi juga kuat secara mental dan karakter,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk perangkat pertandingan. Nurohman menyampaikan apresiasinya terhadap peran GIBAS dalam memberikan ruang bagi generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dan patut didukung. Ini adalah kontribusi nyata dalam membantu mengarahkan anak muda ke aktivitas yang positif dan produktif,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh panitia, Deny Surahman, yang melihat langsung dampak sosial dari kegiatan ini.

“Turnamen ini mampu mengalihkan perhatian anak muda dari hal-hal yang kurang bermanfaat menjadi kegiatan yang membangun. Kami berharap masyarakat dan pemerintah dapat terus mendukung kegiatan seperti ini,” tuturnya.
Turnamen ini diikuti oleh sejumlah tim yang terbagi dalam dua grup kompetitif, yakni:

Grup A: SMANTIC FC (A), Sangkuriang FC, Mabar FC, Amoebas FC, Sultan FC
Grup B: Zenith FC, Kartu 99 FC, SMANTIC FC (B), Permata FC, Ganas FC
Lebih dari sekadar pertandingan, suasana kebersamaan terlihat kuat di sepanjang kegiatan. Para pengurus Gibas Sektor Cibinong, termasuk peran aktif para srikandi, turut hadir langsung di lapangan memberikan dukungan moral kepada para pemain. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, lintas peran dan gender.

Dengan semangat kolaborasi, pembinaan mandiri, dan dukungan masyarakat, Gibas Cup I diyakini mampu menjadi embrio lahirnya sistem pembinaan olahraga berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Lebih jauh lagi, kegiatan ini menegaskan bahwa organisasi masyarakat seperti Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menatap masa depan dengan optimisme.
Penulis : Rahman







