Tugu Leitje Widuri, Situs Makam Belanda Berdiri Kokoh Ratusan Tahun Lamanya

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, Detikzone.id- Situs Makam Belanda yang terdapat di dekat Pantai Widuri Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah , Merupakan Cagar budaya peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1705 hal itu ditunjukkan dalam pahatan berbentuk prasasti yang tertulis di batu nisan bangunan tugu berbentuk membujur dan juga berdiri.

Di sebelah tugu terdapat makam keluarga Belanda berinskripsi tahun 1883 asal Bandjardawa Taman (alamat keluarga tersebut).

Tugu tersebut bernama Tugu Leitje‘ yang artinya Batu Tulis. Oleh masyarakat disebutnya Tugu Lecek. Menurut informasi dari masyarakat sekitar, awalnya terdapat 40 makam namun yang tersisa dalam bentuk bangunan hanya 5 makam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang dimakamkan di tugu tersebut diduga Staff Administrator Pabrik Gula di Sumberharjo Pemalang. Sumber lain mengatakan, makam tersebut makam seorang pendeta atau pemimpin Kristen yang sangat dihormati. Mungkin misionaris yang ditugaskan oleh pemerintah VOC maupun Hindia Belanda.

Sumber lain juga mengatakan, tugu tersebut merupakan makam seseorang yang jasadnya di kubur secara berdiri bersama dengan hewan peliharaanya.

Oleh pemerintah Kab.Pemalang, tempat tersebut dinyatakan sebagai “Situs Makam Belanda” sebagai bangunan cagar budaya sesuai UU Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Terletak di Jl.Yos Sudarso, Kelurahan Widuri, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Posisinya mudah dijangkau menuju arah kawasan wisata Pantai Widuri.

Seperti diketahui, saat Jawa jatuh ke VOC tahun 1680 pada saat pemerintahan Amangkurat Agung Mataram Pleret. Daerah di pesisir utara Jawa digadaikan kepada VOC. Tergadaikannya daerah pesisir utara Jawa buah dari bergaining VOC untuk membantu Amangkurat menumpas pemberontakan Trunojoyo dari Madura.

Sejak saat itu hingga Mataram berpusat di Kartasura dan Surakarta sampai tahun 1745, wilayah pesisir utara Jawa dikuasai oleh VOC. Maka tidak mengherankan bila terdapat banyak peninggalan di wilayah pesisir utara Jawa, salah satunya Tugu Leitje’ atau Lecek sebagai situs makam Belanda di Pemalang.

Pemerhati sejarah yang juga merupakan pengajar di Universitas Pancasakti Tegal Unggul Sugiharto, menuturkan jika, Keberadaan Makam Belanda beserta Tugu Letjenya membuktikan, bahwa Pemalang juga merupakan mozaik penting dalam sejarah Indonesia.
” Artinya dalam konteks sumber daya dan nilai strategis posisi nya menopang berbagai kepentingan VOC saat itu” Tuturnya, pada Sabtu ( 7/6 ).

“Keberadaan situs tersebut juga menunjukkan bahwa, penjajah membangun tanda. Bangunan situs juga cukup besar dan nampak megah, ini menunjukkan kekuasaan VOC di Pemalang cukup besar,” Ungkapnya. ( Ragil)

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Petisi 26 Soroti Lemahnya Pengawasan dan Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor, Desak Bongkar Dugaan Mafia Proyek
Tinggalkan Kenangan, Lanjutkan Pengabdian, Lepas Sambut Danyon Armed 6/Tamarunang/3 Kostrad Penuh Haru
Bimtek Pengelolaan Media Sosial 2026, Diskominfo Kota Kediri: Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik
Rakor dan Pisah Kenang, Umar Junid Sampaikan Terima Kasih kepada Warga Sangkapura 
Kawal Hak Saksi dan Korban di PN Kepanjen, Imron H. Tegaskan Komitmen Garis Perjuangan Yakuza Maneges Malang Pasuruan Raya
BPBD Pemalang Buka Suara Soal Truk Tangki di Mereng,Bukan Untuk Kepentingan Pilkades
Lewat Program MAPAN Terlindungi, Pemkot Kediri dan BPJS Ketenagakerjaan Bulatkan Tekad Capai 100 Persen UCJ 2045
Menembus Batas Keterbatasan: Program MERAIH PKBM Homeschooling The Best Melesat ke 5 Besar Lomba Inovasi Manajemen Probolinggo

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Petisi 26 Soroti Lemahnya Pengawasan dan Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor, Desak Bongkar Dugaan Mafia Proyek

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Tinggalkan Kenangan, Lanjutkan Pengabdian, Lepas Sambut Danyon Armed 6/Tamarunang/3 Kostrad Penuh Haru

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Bimtek Pengelolaan Media Sosial 2026, Diskominfo Kota Kediri: Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Rakor dan Pisah Kenang, Umar Junid Sampaikan Terima Kasih kepada Warga Sangkapura 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kawal Hak Saksi dan Korban di PN Kepanjen, Imron H. Tegaskan Komitmen Garis Perjuangan Yakuza Maneges Malang Pasuruan Raya

Berita Terbaru