SUMENEP, detikzone.id – Deretan 16 penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sepanjang 2026 menjadi catatan atas berbagai capaian pembangunan daerah. Namun, di balik penghargaan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hasil kerja pemerintah semata, melainkan buah kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Salah satu capaian terbaru adalah penghargaan Wilwatikta Awards 2026 dari JawaPos.com yang diterima Pemkab Sumenep di Surabaya, Jumat (30/10/2026). Penghargaan tersebut diberikan dalam enam kategori, yakni Kedaulatan Pangan, Inisiatif Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan Sosial, Pengembangan Pariwisata, Pengentasan Kemiskinan, Lompatan Pertumbuhan Ekonomi, serta Kesetaraan Gender.
Selain itu, Sumenep juga memperoleh penghargaan sebagai salah satu dari 125 event terpilih dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bidang tata kelola keuangan, Pemkab Sumenep juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama sembilan tahun berturut-turut.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, berbagai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama dan kontribusi banyak pihak dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mendapatkan capaian kinerja ini merupakan bagian dari hasil kerja bersama seluruh elemen strategis dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Fauzi di sela-sela Upacara Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep di depan Masjid Jamik, Sabtu (31/10/2026).
Menurutnya, raihan 16 penghargaan sepanjang tahun ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memastikan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya dibebankan kepada organisasi perangkat daerah (OPD). Sinergi dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Kabupaten Sumenep.
“Yang jelas, pemerintah daerah berhasil menyukseskan program pembangunan bukan hanya kerja perangkat daerah saja, melainkan buah dari kebersamaan, sinergi, dan kontribusi seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, instansi vertikal, civitas akademika, pelaku usaha, insan media, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, serta seluruh masyarakat yang selama ini turut bergotong royong membangun Sumenep.
Baginya, penghargaan bukanlah garis akhir dari perjalanan pembangunan. Capaian tersebut justru menjadi pengingat bahwa kerja bersama harus terus dijaga agar kemajuan daerah dapat dirasakan secara lebih merata.
“Terima kasih kepada seluruh elemen Kabupaten Sumenep atas sinergi dan koordinasi yang selama ini terjalin dengan baik, sehingga kebersamaan dipertahankan dan ditingkatkan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan daerah,” pungkas Bupati Fauzi.
Dengan capaian tersebut, Pemkab Sumenep mendorong agar kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, sehingga penghargaan yang diraih tidak berhenti sebagai prestasi administratif, tetapi menjadi dorongan untuk menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang semakin dirasakan masyarakat.







