Petani Milenial Sumenep Kenalkan Pupuk NPK Organik

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Komunitas Petani Milenial Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian petani melalui inovasi ramah lingkungan.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Membangun Kemandirian Petani melalui Inovasi Pupuk Organik,  mereka membahas manfaat pupuk NPK Organik sebagai alternatif solutif atas kelangkaan pupuk kimia yang kerap terjadi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Tim Ahli Pemerintah Kabupaten Sumenep ini dihadiri oleh anggota Komunitas Petani Milenial serta Asisten Tim Ahli Bupati Bidang Pertanian M. Ridwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir sebagai narasumber utama, pakar pertanian Dr. Slamet, yang memberikan penjelasan teknis dan dampak ekologis dari penggunaan pupuk NPK organik.

Ketua Petani Milenial Sumenep Abd. Halim, menyampaikan bahwa pupuk NPK Organik yang dikembangkan komunitasnya berbasis mikroba unggulan. Mikroba ini mampu meningkatkan penyerapan fosfat oleh tanaman, menekan penyakit tanaman akibat jamur dan bakteri, serta memperbaiki struktur tanah dan kualitas air.

“NPK Organik bukan hanya solusi atas kelangkaan pupuk kimia, tetapi juga bentuk ikhtiar kami menuju pertanian yang berkelanjutan dan mandiri,” ungkap Halim.

Ia menambahkan, cara penggunaannya pun sangat praktis. Petani cukup menyemprotkan atau merendam pupuk ini bersama bibit sebelum tanam.

Pakar pertanian Dr. Slamet menegaskan pentingnya kembali ke sistem pertanian alami. Menurutnya, tanah yang selama ini terlalu bergantung pada pupuk kimia memerlukan proses pemulihan agar tetap produktif.

“NPK Organik membawa pesan ekologis. Dari alam, kembali ke alam. Kita perlu memulihkan tanah agar tetap subur tanpa ketergantungan pada pupuk sintetis,” ujar Slamet.

Sementara itu, M. Ridwan menyampaikan bahwa inovasi tersebut mencerminkan perubahan pola pikir petani muda, dari pola konsumtif menuju produktif dan mandiri.

“Inovasi NPK Organik menunjukkan bahwa petani milenial tidak hanya bekerja di lahan, tetapi juga berpikir strategis untuk menciptakan solusi,” katanya.

Ia menilai, kesadaran ekologis yang dimiliki para petani muda menjadi modal penting dalam mewujudkan sistem pertanian yang sehat, efisien, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Bikin Geleng-Geleng! Di Tengah Gaung Reformasi Birokrasi Prabowo, Pengurusan Roya di BPN Sumenep Berlarut-Larut
Kalah Telak dari Malaysia: Indonesia Absen dari Penghargaan Haji 2026, Saatnya Evaluasi Besar Layanan Ibadah
MENGENAL LEBIH DEKAT NANIK S. DEYANG: Wanita Tegar dari Kota Pendekar Madiun: Jejak Wartawati Kini Mengawal Gizi Bangsa
Disambut H. Syafwan Wahyudi dan Sang Istri, Valen Meriahkan Madura Fest 2026 di Sumenep, DRT Tegaskan Komitmen Dukung Talenta Muda dan Event Daerah
Kapolres Sumenep dan BPS Jalin Sinergi, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Statistik Akurat
LIBAS JAMAN SDN Soddara I Sumenep Menggema! Dari Yasinan hingga Bakti Sosial, Jumat Manis Penuh Kepedulian dan Kebersamaan
Tujuh Tahun Menebar Cahaya Kebaikan, PASKAS Hadir Menjadi Rumah Besar Amal Soleh dan Kepedulian Umat
Ketuk Pintu Rumah Warga, Paguyuban ABC Bagikan Daging Kurban

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:49 WIB

Bikin Geleng-Geleng! Di Tengah Gaung Reformasi Birokrasi Prabowo, Pengurusan Roya di BPN Sumenep Berlarut-Larut

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:11 WIB

Kalah Telak dari Malaysia: Indonesia Absen dari Penghargaan Haji 2026, Saatnya Evaluasi Besar Layanan Ibadah

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:43 WIB

MENGENAL LEBIH DEKAT NANIK S. DEYANG: Wanita Tegar dari Kota Pendekar Madiun: Jejak Wartawati Kini Mengawal Gizi Bangsa

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:40 WIB

Disambut H. Syafwan Wahyudi dan Sang Istri, Valen Meriahkan Madura Fest 2026 di Sumenep, DRT Tegaskan Komitmen Dukung Talenta Muda dan Event Daerah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:10 WIB

Kapolres Sumenep dan BPS Jalin Sinergi, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Statistik Akurat

Berita Terbaru