Hadiri Rakernas dan HUT ke-20 LSM LIRA, Bupati LIRA Kediri Serukan Perlawanan Kolektif Terhadap Korupsi

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim, Detikzone.id – 
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) berlangsung sukses dan penuh makna di Kabupaten Probolinggo, Rabu (18/6/2025).

Momentum dua dekade LIRA ini tidak hanya menjadi selebrasi usia, namun juga menjadi ajang konsolidasi nasional serta refleksi perjalanan panjang organisasi dalam mengawal demokrasi, keadilan sosial, dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota LSM LIRA dari berbagai Kabupaten Kota di tanah air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya turut hadir adalah Bupati LIRA Kabupaten Kediri, Alief Bahari Djunaedi.

Dalam keterangannya kepada media Detikzone, Alief mengungkapkan rasa bangganya dapat ambil bagian dalam kegiatan besar tersebut.

“Rakernas dan HUT ke-20 ini bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah titik reflektif sekaligus penguatan semangat kami sebagai lembaga yang berada di garis depan dalam mengawal integritas dan keadilan bagi rakyat,” ujar Alief.

Ia menegaskan bahwa semangat yang diusung dalam Rakernas kali ini selaras dengan arahan Presiden LSM LIRA, Drs. HM. Jusuf Rizal, SH., SE., M.Si., yang menyerukan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat sipil dalam memerangi korupsi.

“Pak Presiden LIRA selalu menekankan bahwa perjuangan melawan korupsi tidak bisa hanya dibebankan pada lembaga resmi atau institusi negara. Ini harus menjadi gerakan bersama. Karena itu, kami ingin mengajak semua elemen masyarakat, mulai dari komunitas, mahasiswa, jurnalis, hingga tokoh agama dan adat untuk bersama-sama menjadi bagian dari gerakan masyarakat anti korupsi. Hanya dengan kekuatan kolektif kita bisa menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Alief menirukan arahan Presiden LIRA.

Alief juga menyoroti pentingnya forum diskusi publik yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rakernas, yakni Focus Group Discussion (FGD) bertema “Mampukah Indonesia Melawan Korupsi?” Menurutnya, diskusi ini semakin memperkuat dan meneguhkan posisi LIRA sebagai lembaga kontrol sosial yang kredibel dan konsisten sejak berdiri.

“Diskusi tersebut sangat substansial. Banyak gagasan konstruktif yang muncul dari para pemikir dan praktisi hukum. Salah satunya adalah pandangan dari Dr. Jamil, SH., MH. Beliau menyampaikan bahwa LIRA adalah salah satu LSM paling konsisten di Indonesia karena mampu bertahan selama dua dekade dan memiliki jaringan kepengurusan tingkat kabupaten/kota di seluruh provinsi,” jelas Alief.

Lebih lanjut, kata dia, Dr. Jamil selaku Pakar Hukum Pidana Universitas Bhayangkara Surabaya, bahkan sempat menyampaikan bahwa jika suatu saat LIRA berubah haluan menjadi partai politik, maka LIRA sudah sangat siap dari segi struktur, kaderisasi, dan basis massa.

Namun demikian, Alief pribadi menyampaikan harapan agar LSM LIRA tetap pada jalurnya sebagai lembaga independen.

“Saya pribadi berharap LIRA tetap istiqamah sebagai pengawas independen atas kinerja negara, khususnya dalam isu-isu besar seperti korupsi, pelanggaran HAM, dan penyelewengan kekuasaan. Kita butuh lembaga non-negara yang kuat dan berani bersuara demi rakyat,” tegasnya.

Rakernas dan HUT ke-20 LIRA juga menjadi momen untuk mengevaluasi program kerja, mempererat solidaritas antar pengurus daerah dan pusat, serta menetapkan arah perjuangan LIRA ke depan.

Seiring tantangan bangsa yang semakin kompleks, LIRA ingin terus hadir sebagai mitra kritis pemerintah dan penyambung suara rakyat yang seringkali tak terdengar.

Dengan usia yang ke-20 tahun, LIRA membuktikan bahwa keberlanjutan sebuah organisasi masyarakat sipil tidak hanya ditentukan oleh kekuatan massa, tetapi oleh konsistensi, integritas, dan keberanian dalam membela kebenaran dan kepentingan rakyat.

Penulis : Bimo Gunawan

Editor : Moch Solihin

Berita Terkait

Dari Sumenep, Dr. Naghfir Serukan Generasi Muda Jadi Benteng Terakhir Pelestari Budaya Nusantara di Hari Keris Nasional
Technical Meeting PORSADIN VII Tingkat Kecamatan Sangkapura 2026 Digelar, 44 Lembaga Diniyah Siap Berkompetisi
Manasik Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif 2026 Digelar di Hotel Miranda, Jamaah Siap Menuju Tanah Suci
Halal Bihalal Bersama Ulama, Kades, dan Pengusaha, H. Her Ajak Jaga Kekompakan Demi Masa Depan Pamekasan
Arek Lancor Jadi Saksi Kebersamaan Ulama, Kades dan Pengusaha Pamekasan Bangun Harmoni Religius
Keterbukaan Informasi Masuk Kampus, KI Sumenep dan UPI PGRI Sepakat Bangun Generasi Melek Transparansi
Media Detikzone Turun ke Jalan, Tebar Santunan untuk Abang Becak, Pemulung, dan Pedagang Kecil di Sumenep
Harlah PMII Ke-66, Ketua Fraksi PDIP Sumenep H. Hosnan Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Perubahan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:50 WIB

Dari Sumenep, Dr. Naghfir Serukan Generasi Muda Jadi Benteng Terakhir Pelestari Budaya Nusantara di Hari Keris Nasional

Minggu, 19 April 2026 - 12:36 WIB

Technical Meeting PORSADIN VII Tingkat Kecamatan Sangkapura 2026 Digelar, 44 Lembaga Diniyah Siap Berkompetisi

Sabtu, 18 April 2026 - 21:46 WIB

Manasik Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif 2026 Digelar di Hotel Miranda, Jamaah Siap Menuju Tanah Suci

Sabtu, 18 April 2026 - 14:31 WIB

Halal Bihalal Bersama Ulama, Kades, dan Pengusaha, H. Her Ajak Jaga Kekompakan Demi Masa Depan Pamekasan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:01 WIB

Arek Lancor Jadi Saksi Kebersamaan Ulama, Kades dan Pengusaha Pamekasan Bangun Harmoni Religius

Berita Terbaru