Geger ! Arca Kuno Ditemukan di Lahan Tebu Kabupaten Kediri, Bagian Kepala Alami Kerusakan

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri – Sebuah arca kuno kembali ditemukan di Dusun Tondowongso, Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Jumat (20/6/2025). Penemuan ini memicu perhatian warga dan ahli arkeologi, karena diduga berkorelasi erat dengan Situs Tondowongso, yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari lokasi penemuan.

Arca tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang petani saat menggarap lahan tebu miliknya. Arca menggambarkan sosok tokoh yang tengah duduk bersila dalam posisi meditasi di atas takhta bunga teratai (padmasana). Sayangnya, bagian kepala arca mengalami kerusakan, sehingga identitas tokoh tersebut belum bisa dipastikan.

Situs Tondowongso sendiri merupakan kompleks candi Hindu yang pertama kali ditemukan pada tahun 2007. Situs ini mencakup satu candi induk dan dua candi perwara (pendamping), dan berasal dari abad ke-12 Masehi. Sebelumnya, situs ini sempat terkubur material vulkanik hingga kedalaman tiga meter dan telah menghasilkan penemuan 14 arca bercorak Hindu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Eko Priyatno, membenarkan bahwa wilayah Tondowongso memang dikenal sebagai kawasan rawan penemuan benda purbakala. “Tahun 1957 ada temuan, lalu di tahun 2007 juga ada, yang kemudian membuka fakta keberadaan situs candi tersebut,” jelasnya.

Meskipun belum dilakukan pemeriksaan arkeologis mendalam, Priyatno menduga arca yang ditemukan kali ini menggambarkan sosok dewa berkepala empat (catur muka). “Namun, kami masih perlu penelitian lebih lanjut karena bagian kepala tidak utuh,” ujarnya.

Priyatno juga menambahkan bahwa arca ini tampak memiliki keistimewaan tersendiri dibanding arca-arca sebelumnya. “Penggambaran sosoknya berbeda. Baik dari segi pahatan maupun hiasan tubuh, arca ini terlihat lebih kaya dan artistik,” ungkapnya.

Saat ini, arca telah diamankan di balai desa untuk menjaga kondisinya sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW).

Penemuan ini menambah daftar panjang warisan sejarah dan budaya di kawasan Tondowongso, sekaligus membuka kembali potensi pengembangan riset arkeologis di wilayah tersebut.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Hari ke-103 Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id: Jurnalis Tak Hanya Dikenang Lewat Tulisan, Tapi Lewat Kebaikan yang Ditinggalkan
Gerakan Green Garden, KKN Posko 24 Ajak PP Al-Anwar Mulai Peduli Lingkungan dari Hal Kecil
Tempo Berjudi di Madura 
Hari ke-102, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Terus Menebar Manfaat
PKDI Cup II 2026 Masuk Grand Final, Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Ramaikan Stadion Gelora Bangkalan
PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun
BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket di Tengah Maraknya Demonstrasi
Klarifikasi Ponpes Ash-Sholihah Sleman Terkait Kasus Dugaan Asusila: Tegaskan NH Menantu, Bukan Pengasuh

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:55 WIB

Hari ke-103 Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id: Jurnalis Tak Hanya Dikenang Lewat Tulisan, Tapi Lewat Kebaikan yang Ditinggalkan

Sabtu, 12 September 2026 - 19:27 WIB

Gerakan Green Garden, KKN Posko 24 Ajak PP Al-Anwar Mulai Peduli Lingkungan dari Hal Kecil

Sabtu, 12 September 2026 - 17:59 WIB

Tempo Berjudi di Madura 

Jumat, 11 September 2026 - 21:14 WIB

Hari ke-102, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Terus Menebar Manfaat

Jumat, 11 September 2026 - 18:11 WIB

PKDI Cup II 2026 Masuk Grand Final, Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Ramaikan Stadion Gelora Bangkalan

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB