PROBOLINGGO – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan efisiensi penggunaan anggaran, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo resmi menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Manajemen Pengawasan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 8 Juni hingga Jumat, 10 Juni 2026, bertempat di Gedung Diklat BKPSDM Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya Bupati Probolinggo,dr. Mohammad Haris melalui Asisten III (Asisten Administrasi Umum) Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo adalah dr. Anang Budi Yoelijanto, menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif atau formalitas belaka, melainkan instrumen vital untuk mengubah pola pikir (mindset) aparatur sipil negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ubah mindset kerja demi keberhasilan pembangunan. Mari kita jadikan momentum ini untuk membenahi sistem akuntabilitas kinerja di instansi masing-masing,” tegasnya senin (8/6/2026)
diklat ini mencakup 50 jam latihan (jamlat) dengan kurikulum komprehensif, di antaranya,Gambaran Umum Perpres No. 29 Tahun 2014.Komponen Perencanaan, Pengukuran, hingga Pelaporan Kinerja.Evaluasi Akuntabilitas Kinerja.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan Inspektorat Kabupaten Probolinggo hadir sebagai partisipan. Para peserta dibimbing langsung oleh instruktur kompeten dari Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur untuk memastikan pemahaman mendalam mengenai manajemen pengawasan berbasis kinerja.
Penyelenggaraan diklat ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kenaikan nilai SAKIP Kabupaten Probolinggo. Dengan pemahaman yang lebih baik, para pengawas di internal pemerintah daerah diharapkan mampu mengawal program-program strategis agar lebih tepat sasaran dan transparan.
Acara pembukaan ditutup dengan sebuah pantun penyemangat yang menekankan pentingnya perubahan nyata bagi kemajuan daerah di masa depan.








