Dinkes Kabupaten Blitar Gulirkan Rp 864 Juta Dana Cukai untuk Obat ODGJ 2025

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar telah mengalokasikan dana sebesar Rp 864 juta dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2025 untuk pengadaan obat bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kabupaten Blitar.

Dana tersebut merupakan bagian dari total Rp 15,2 miliar DBHCHT yang diterima oleh Dinkes Blitar pada tahun ini. Rincian alokasi DBHCHT adalah sebagai berikut:

Rp 12,6 miliar digunakan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan melalui Program Bantuan Iuran Daerah (PBID) bagi warga kurang mampu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rp 1,68 miliar diprioritaskan untuk rehabilitasi satu puskesmas dan tiga pustu

Rp 864 juta difokuskan untuk belanja obat, dengan penekanan khusus pada obat jiwa bagi ODGJ.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Blitar, Murdianto, menyatakan pentingnya ketersediaan obat jiwa secara rutin.

“Kalau pasien tidak minum obat secara rutin, dampaknya bisa ke masyarakat. Karena itu, kami pastikan stok obat jiwa harus tetap tersedia di puskesmas,” katanya .

Murdianto juga menambahkan bahwa meski anggaran Rp 864 juta masih dirasa terbatas, namun menjadi prioritas utama karena dapat memperbaiki akses dan pelayanan kesehatan mental warga Blitar.

Dengan langkah ini, Dinkes Kabupaten Blitar berharap pelayanan kesehatan mental bagi ODGJ bisa lebih merata dan berkelanjutan. Ketersediaan obat jiwa di fasilitas kesehatan dinilai juga akan berdampak positif terhadap lingkungan dan ketertiban masyarakat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan mental masyarakat dengan mengalokasikan hingga Rp 864 juta dari DBHCHT 2025 untuk pengadaan obat ODGJ, sebagai bagian dari anggaran total Rp 15,2 miliar untuk program kesehatan tahun ini.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas minimnya ketersediaan obat jiwa di lapangan.

“Murdianto, menegaskan bahwa pengadaan obat jiwa menjadi salah satu dari tiga prioritas penggunaan DBHCHT yang dikelola pihaknya,” terangnya.

Selain itu, juga dialokasikan untuk membayar premi BPJS bagi masyarakat penerima bantuan iuran daerah (PBID). Serta pembangunan Puskesmas pembantu yang ada di desa.

“ODGJ sangat bergantung pada pengobatan yang rutin dan berkelanjutan. Kami prioritaskan anggaran Rp 864 Juta, agar mereka tidak mengalami kekambuhan karena kekurangan obat,”kata Murdianto, pada Selasa (1/7/2025).

Dinas Kesehatan mengelola total anggaran DBHCHT sebesar Rp 15,2 miliar tahun ini. Dana tersebut digunakan untuk mendukung layanan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kabupaten Blitar khususnya.”Imbuhnya.(Adv/Kmf)

Penulis : Bas

Berita Terkait

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus
Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:22 WIB

Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan

Berita Terbaru