SUKAMAKMUR – Dewan Pengurus Kecamatan Lembaga Seni Qasidah Indonesia (DPK LASQI) Kecamatan Sukamakmur, di bawah kepemimpinan Irene Ferro Cyanida, S.E., M.M., menggelar Rapat Kerja (Raker) yang sarat nilai strategis pada Sabtu (5/7/2025). Agenda utama membahas penguatan syiar Islam melalui seni qasidah serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
Salah satu fokus penting dalam Raker ini adalah persiapan Festival Bintang Qasidah 2025 tingkat Kecamatan Sukamakmur yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2025 di Halaman Kantor Kecamatan Sukamakmur, Kampung Sindang Panon, Desa Sukaresmi. Festival ini diharapkan menjadi ajang pembinaan seni Islami yang mencerahkan, sekaligus sarana menggali bakat-bakat muda yang mampu tampil di tingkat kabupaten.
Kegiatan ini akan melibatkan kolaborasi lintas organisasi, seperti BKMT, MWCNU, serta seluruh Banom NU se-Kecamatan Sukamakmur. Para pemenang festival nantinya akan menjadi delegasi dalam Pawai Ta’aruf MTQ tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari sekadar seni, Raker DPK LASQI Sukamakmur juga menyoroti pemberdayaan ekonomi umat. Dalam sesi khusus, dilakukan sosialisasi dari Koperasi Kredit SEHATI terkait program tabungan jangka panjang, pembiayaan usaha mikro, serta kredit lunak yang dapat dimanfaatkan oleh para pengurus dan mitra binaan LASQI.
Hadir memberikan dukungan dan apresiasi, Ketua DPD LASQI Kabupaten Bogor, Ajeng Umaroh, menyampaikan kebanggaannya atas capaian DPK LASQI Sukamakmur. Dalam sambutannya, Ajeng menekankan bahwa sinergi antara LASQI dan berbagai organisasi keagamaan serta sosial merupakan wujud konkret syiar Islam yang progresif.
“Saya bangga DPK LASQI Sukamakmur mampu menghadirkan semangat syiar Islam melalui musik Islami yang edukatif dan membangun, sambil terus mendorong UMKM lokal naik kelas. Ini adalah cerminan LASQI masa depan,” ujar Ajeng.
Ajeng juga menyampaikan bahwa DPD LASQI Kabupaten Bogor kini tengah bekerja sama dengan sejumlah lembaga pemerintah dalam menyelenggarakan pelatihan pengembangan teknologi, ekonomi digital, serta literasi digital untuk generasi muda, yang seluruhnya dapat bersinergi dengan gerakan LASQI.
Tiga bidang strategis dalam DPK LASQI turut aktif dalam Raker ini:
Bidang Usaha & Ekonomi dipimpin oleh Pupun Nurjanah,
Bidang Penelitian & Pengembangan oleh Kokom Komalasari,
Bidang Festival & Pagelaran dikomandoi Iyin Putra Al Fauza.

Ketiga bidang tersebut memaparkan berbagai program kerja unggulan, seperti pengembangan Pojok UMKM LASQI, pengadaan seragam melalui konveksi binaan, penyusunan e-Katalog produk dan jasa UMKM, hingga kolaborasi bersama Forum UMKM IKM Sukamakmur. Seluruhnya bertujuan untuk menciptakan ekosistem UMKM yang kuat, berdaya saing, dan berbasis nilai-nilai keislaman.
Dalam waktu dekat, DPK LASQI Sukamakmur juga akan menggelar pelatihan kewirausahaan serta bazar UMKM sebagai bentuk pembinaan ekonomi kreatif umat. Hal ini sejalan dengan visi LASQI sebagai lembaga seni yang bukan hanya menekankan aspek budaya, tapi juga pemberdayaan dan pengembangan diri secara menyeluruh.
Rapat kerja ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara seni Islami, dakwah sosial, dan ekonomi kerakyatan. Dengan semangat kolaboratif, DPK LASQI Kecamatan Sukamakmur terus bertransformasi menjadi organisasi yang progresif, mandiri, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Penulis : Rahman







