KEBUMEN – Tradisi Merdi Bumi atau Sadranan kembali digelar di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kebumen, Minggu (6/7/2025). Acara tasyakuran ini berlangsung meriah, sekaligus menjadi momentum penting dengan diumumkannya perbaikan sejumlah ruas jalan di wilayah setempat oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Kegiatan dipusatkan di area Wisata Alam Prabu Tirtomoyo dan dihadiri ribuan warga, termasuk anak-anak hingga lansia. Turut hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, tokoh agama Kyai Djalaludin Al Fadzil dari Pesugihan Cilacap, Forkopimcam Poncowarno, para kepala desa se-Kecamatan Poncowarno, serta Kepala Desa Tirtomoyo, Najam.
Dalam sambutannya, Kades Najam menyampaikan kabar gembira bahwa proyek perbaikan jalan lingkar Lerep-Karangtengah akan segera dimulai.
“Pekerjaan akan dimulai besok pagi. Sebenarnya jadwal awalnya hari ini, tapi ditunda karena kunjungan Ibu Bupati. Selama pengerjaan, jalan akan ditutup sementara,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lilis Nuryani menegaskan komitmen Pemkab Kebumen dalam percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Poncowarno.

“Alhamdulillah tahun ini dilakukan pemeliharaan jalan Lerep-Karangtengah. Tahun depan menyusul Kaliputih-Jatipurus dan Kedungbajul-Poncowarno,” katanya.
Lilis juga menyebutkan bahwa kondisi jalan rusak yang dilaluinya menuju lokasi acara menjadi perhatian serius. Ia menyebut proyek perbaikan jalan merupakan bagian dari janji politiknya saat Pilkada lalu.
“Ini bagian dari janji saya, dan alhamdulillah bisa mulai direalisasikan,” imbuhnya.
Selain agenda pembangunan, tradisi Merdi Bumi juga menjadi ajang memperkuat nilai kebersamaan. Bupati mengapresiasi masyarakat Desa Tirtomoyo yang terus menjaga budaya leluhur dan semangat gotong royong.
“Bukan hanya budaya yang dilestarikan, tetapi juga ruh kebersamaan yang jadi pondasi masyarakat yang kuat,” ujar Lilis.
Dalam rangkaian acara, juga dilakukan penyerahan santunan kepada 28 anak yatim dan dhuafa, hasil donasi swadaya warga dan perantau dengan total mencapai Rp28 juta.
“Semoga ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” kata Najam.
Merdi Bumi tahun ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari audiensi para kepala desa se-Kecamatan Poncowarno bersama Bupati pada 24 Juni lalu, yang membahas berbagai aspirasi pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga ekonomi desa.
“Saya bangga dengan semangat para kepala desa. Mereka tidak hanya menunggu, tetapi bergerak aktif bersama warga,” ujar Bupati Lilis.
Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk menjaga sinergi lintas elemen dalam membangun daerah.
“Jika desa-desa di Poncowarno maju, insyaallah Kebumen juga akan ikut maju,” pungkasnya.
Penulis : Kabiro Kebumen







