Pemkot Blitar Salurkan Santunan Duka Hingga Rp 42 Juta untuk Warga Meninggal

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Pemerintah Kota Blitar memberikan santunan kematian sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin—dikenal akrab sebagai Mas Ibin—menyatakan bahwa setiap warga Kota Blitar yang meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp 1.350.000.

“Warga Kota Blitar yang meninggal dunia mendapatkan santunan dari Pemkot sebesar Rp 1.350.000,” ujar Syauqul saat wawancara, Kamis (10/7/2025).

Selain itu, terdapat kelompok-kelompok khusus yang menerima santunan lebih besar, yaitu hingga Rp 42 juta. Mereka adalah warga yang menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan dan tergolong dalam kategori kader posyandu atau guru ngaji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada juga beberapa kelompok kesehatan yang punya BPJS, seperti kader posyandu dan guru ngaji, yang mendapatkan santunan Rp 42 juta,” jelas Mas Ibin.

Besaran santunan yang berbeda ini diberikan berdasarkan kategori penerima dan keaktifan keikutsertaannya dalam program BPJS Kesehatan.

“Jadi kalau meninggal, mendapatkan santunan Rp 42 juta dari Pemerintah Kota Blitar,” tutupnya.

Rangkuman Poin-Poin Utama:

Santunan umum kematian: Rp 1.350.000 per warga yang meninggal.

Santunan khusus untuk peserta BPJS Kesehatan (kader posyandu, guru ngaji): Rp 42.000.000.

Penetapan nominal berdasarkan kriteria keaktifan dalam BPJS Kesehatan.

Pemberian santunan ini diharap mampu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan menunjukkan bahwa Pemkot Blitar memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan warganya di saat duka.

” Wali Kota Syauqul Muhibbin optimistis bahwa Blitar akan mampu menjawab tantangan ke depan, melalui integrasi program sosial, inovasi layanan publik, serta kolaborasi seluruh komponen masyarakat dan pemerintah. Jika Anda ingin informasi lebih lanjut tentang satu program tertentu—misalnya cara mendaftar jadi peserta PKH Plus, atau detail reorganisasi birokrasi—saya siap bantu.” Kata Walikota Blitar (Adv/Kmf )

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Bupati Fauzi Kawal Langsung Program Kementan RI, Petani Sumenep Menuju Era Keemasan
Disaksikan Mbak Wali, 53 Pasangan Cetak Rekor MURI Nikah Massal di VW Kombi Meriahkan Hari Jadi Kota Kediri
Unik dan Pertama di Indonesia! 53 Pasangan Nikah Massal di Dalam VW Combi, Kota Kediri Sabet Rekor MURI
Bupati Fauzi Dorong Inovasi Tanpa Henti, IRA Farm Jadi Role Model Pertanian Modern Sumenep
Harlah Ke-1 PKDI Sumenep, H. Ubaid Teguhkan Tekad Membangun Desa yang Maju, Bersih, dan Berdaya Saing
Evaluasi Semester I 2026: Pemkab Probolinggo Genjot Capaian Proyek Strategis Nasional,Targetkan Nilai Diatas 75 Persen
Keselamatan Prioritas, KSOP Panarukan Tunda Pelayaran ke Kepulauan Madura
Dinkes Probolinggo Percepat Skrining HPV-DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:23 WIB

Bupati Fauzi Kawal Langsung Program Kementan RI, Petani Sumenep Menuju Era Keemasan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:12 WIB

Disaksikan Mbak Wali, 53 Pasangan Cetak Rekor MURI Nikah Massal di VW Kombi Meriahkan Hari Jadi Kota Kediri

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:08 WIB

Unik dan Pertama di Indonesia! 53 Pasangan Nikah Massal di Dalam VW Combi, Kota Kediri Sabet Rekor MURI

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:17 WIB

Bupati Fauzi Dorong Inovasi Tanpa Henti, IRA Farm Jadi Role Model Pertanian Modern Sumenep

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:29 WIB

Harlah Ke-1 PKDI Sumenep, H. Ubaid Teguhkan Tekad Membangun Desa yang Maju, Bersih, dan Berdaya Saing

Berita Terbaru