Harlah Ke-1 PKDI Sumenep, H. Ubaid Teguhkan Tekad Membangun Desa yang Maju, Bersih, dan Berdaya Saing

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPC PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat (kanan), bersama Penasehat PKDI H. Miskun Legiyono dalam peringatan Harlah ke-1 PKDI Sumenep. Acara ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan komitmen membangun pemerintahan desa yang profesional.

Foto: Ketua DPC PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat (kanan), bersama Penasehat PKDI H. Miskun Legiyono dalam peringatan Harlah ke-1 PKDI Sumenep. Acara ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan komitmen membangun pemerintahan desa yang profesional.

SUMENEP – Satu tahun perjalanan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep bukan sekadar menjadi momentum perayaan, tetapi juga panggung evaluasi sekaligus penegasan komitmen membangun desa yang bersih, profesional, dan mandiri.

Dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-1 PKDI yang digelar di Basement Gedung Putih, Kamis (23/7/2026), Ketua DPC PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, melontarkan pesan tegas kepada seluruh kepala desa agar tidak bermain-main dalam mengelola pemerintahan, terutama penggunaan Dana Desa.

Menurutnya, desa merupakan garda terdepan pembangunan nasional. Karena itu, setiap rupiah Dana Desa harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, bukan justru memunculkan persoalan hukum maupun konflik di tengah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PKDI bukan hanya tempat berkumpul para kepala desa. Organisasi ini harus menjadi ruang belajar, saling menguatkan, dan mencari solusi agar pemerintahan desa semakin profesional,” tegas Abdul Hayat di hadapan para anggota PKDI.

Ia menilai, tantangan pemerintahan desa ke depan semakin kompleks. Kepala desa dituntut memahami regulasi, menjaga integritas, serta mampu mengembangkan potensi lokal sebagai fondasi menuju desa yang mandiri dan berdaya saing.

Momentum Harlah ke-1 juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi organisasi dan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan PKDI selama setahun terakhir. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat solidaritas serta menyamakan visi dalam membangun pemerintahan desa yang semakin berkualitas.

Abdul Hayat menegaskan, PKDI akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola desa. Ia berharap seluruh kepala desa tetap menjaga kekompakan, mengedepankan semangat gotong royong, serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.

“Desa yang kuat lahir dari pemimpin yang jujur, berintegritas, dan bekerja untuk rakyat. PKDI harus menjadi penggerak lahirnya pemerintahan desa yang bersih, responsif, dan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cetak Pemandu Berlisensi, Diskoparekraf Probolinggo Dorong Ekowisata Naik Kelas
Pemkab Blitar Gandeng Pemkab Sumenep, Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:07 WIB

Cetak Pemandu Berlisensi, Diskoparekraf Probolinggo Dorong Ekowisata Naik Kelas

Senin, 21 September 2026 - 14:42 WIB

Pemkab Blitar Gandeng Pemkab Sumenep, Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Berita Terbaru