Laut Adalah Anugerah dan Masa Depan Bangsa, Rawatan Samudra Gelar Petik Laut di Masalembu

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masalembu, Selasa, 15 Juli 2025 — Ekosistem laut merupakan sumber kehidupan utama bagi masyarakat Kepulauan Masalembu. Sebagai bentuk rasa syukur atas berkah laut, Rawatan Samudra, sebuah organisasi nelayan lokal, kembali menggelar acara Petik Laut (Rokatan Laut)  bertema “Laut adalah anugerah, sumber kehidupan dan penentu keberlangsungan bangsa Indonesia. Laut adalah masa depan yang harus kita jaga”.

Acara berlangsung khidmat dan meriah di pesisir Masalembu, dihadiri oleh ratusan warga, tokoh agama, perwakilan organisasi masyarakat sipil, serta sejumlah pejabat lokal.

Sunarto, Ketua Rawatan Samudra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan murni hasil swadaya para nelayan dan bentuk nyata kekompakan masyarakat pesisir untuk menjaga tradisi sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rokatan ini bukan sekadar seremonial. Ini bentuk syukur kami sekaligus komitmen untuk menjaga laut. Tradisi harus dirawat, karena laut yang terjaga akan membuat nelayan kuat,” tegasnya.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, termasuk ceramah agama yang mengangkat nilai spiritual dalam merawat laut sebagai karunia Tuhan. Ustadz Moh. Abrar, S.Ag, dalam ceramahnya menekankan pentingnya menjaga kelestarian laut dari berbagai bentuk eksploitasi destruktif.

“Laut adalah warisan yang harus kita jaga. Kita harus kompak menolak segala bentuk perusakan laut, termasuk penggunaan cantrang, bom, dan potasium yang merusak ekosistem,” tegasnya di hadapan masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain, Ahmad Jauhari, Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi NasDem, Kapolsek Masalembu dan Pejabat Kecamatan Masalembu, Perwakilan dari LBH Surabaya, Trend Asia, dan WALHI Jawa Timur, Tokoh-tokoh dan ketua kelompok nelayan se-Kecamatan Masalembu.

Dalam sesi dialog terbuka, masyarakat menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah dan provinsi, khususnya permintaan pembentukan pos pengamanan laut di wilayah perairan Masalembu.

Abd. Wahid, anggota Kelompok Nelayan Rawatan Samudra, mengungkapkan bahwa permasalahan laut di Masalembu kian kompleks.

“Selain penangkapan ikan ilegal, Masalembu kini menjadi jalur gelap perdagangan barang-barang terlarang. Baru-baru ini ditemukan barang haram puluhan kilo di wilayah perairan kami. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.

Rawatan Samudra berharap agar kegiatan Petik Laut tidak hanya menjadi simbol tradisi, namun juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan wilayah pesisir, penguatan hukum atas pelanggaran kelautan, serta dorongan nyata dari pemerintah untuk memperkuat kedaulatan masyarakat laut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim
Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik
Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya
Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi
Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang
Santuni Ribuan Disabilitas, Kaum Dhuafa, dan Anak Yatim di Musola Ainun Pantai Badur Sumenep, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Doakan Saya Sehat, Kekuatan Saya Ada Pada Kalian
Hampir Tak Pernah Sepi! Arinna Cafe & Resto Diserbu Pengunjung Sejak Buka hingga Malam, Iga Bakar dan Sop Buntut Bikin Ketagihan
Gratis untuk Semua! Kampung Semarak DRT di Manding Sumenep Hadirkan Pesta Rakyat Penuh Hiburan dan Sedekah

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:25 WIB

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21 WIB

Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58 WIB

Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:44 WIB

Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang

Berita Terbaru