Kirab Budaya Desa Padangan Meriah: Tertib, Taat Batasan Sound Sistem, dan Sarat Budaya

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, detikzone.id – Semarak budaya dan semangat kebersamaan menyelimuti Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, dalam gelaran Kirab Budaya Desa Padangan 2025 yang berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025.

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan utama desa untuk menyaksikan deretan atraksi budaya dan kreativitas warga yang dikemas meriah, tertib, dan penuh makna.

Kirab dimulai pukul 09.45 WIB, dengan peserta pertama dilepas secara simbolis oleh tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintah desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta kirab terakhir memulai perjalanan pada pukul 12.45 WIB, dan seluruh rangkaian selesai melewati garis akhir sekitar pukul 16.00 WIB.

Tak hanya warga lokal, penonton dari desa sekitar pun tampak hadir dan berbaur menyaksikan setiap penampilan dengan antusias.

Acara ini menyuguhkan berbagai atraksi seni budaya, mulai dari parade pakaian adat, barongan, jaranan, hingga penampilan kostum-kostum tematik yang kreatif. Beberapa peserta juga menampilkan kendaraan hias yang dilengkapi dengan sound system, namun dengan pembatasan tertentu yang telah ditetapkan oleh panitia.

“Untuk kendaraan bersound system, kami batasi maksimal jenis truk engkel. Sedangkan sound system-nya kami atur sesuai ketentuan panitia: empat shaft double dan enam shaft single. Semua itu sudah disosialisasikan jauh hari dan Alhamdulillah, seluruh peserta menaati aturan yang merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Polres Kediri dan Pemerintah Kabupaten Kediri,” ujar Danu, Ketua Panitia Penyelenggara Kirab Budaya Desa Padangan.

Danu menambahkan bahwa panitia telah bekerja keras selama satu bulan terakhir untuk memastikan kelancaran acara ini. Persiapan matang, koordinasi lintas sektor, dan komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat menjadi kunci suksesnya acara budaya tahunan ini.

“Kami dari panitia sudah mengantisipasi segala hal sejak satu bulan yang lalu, termasuk teknis lalu lintas, batasan kendaraan, hingga kenyamanan penonton. Bahkan sampai tadi malam, kami masih melakukan patroli untuk memastikan tidak ada pelanggaran. Alhamdulillah, siang ini semuanya berjalan lancar, aman, dan sangat meriah,” lanjutnya.

Menurutnya, kirab budaya ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sebagai upaya pelestarian nilai-nilai budaya lokal serta pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda.

Danu juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin baik dari tahun ke tahun.

“Harapan kami, kirab budaya tahun depan bisa lebih meriah lagi, lebih banyak melibatkan pemuda dan unsur masyarakat lainnya. Ini adalah bagian dari identitas budaya desa yang perlu dijaga dan dikembangkan,” pungkasnya.

Kemeriahan kirab juga mendapat pengamanan dan pengawasan langsung dari aparat gabungan TNI-Polri, Linmas, serta relawan desa yang dikoordinir untuk mengatur arus lalu lintas, memberikan informasi kepada pengunjung, dan menjaga situasi tetap kondusif.

Masyarakat menyambut baik acara ini. Salah satu warga, Ibu Sulastri (47), mengaku senang dengan adanya kirab budaya ini karena bisa menjadi hiburan keluarga sekaligus mengenalkan budaya kepada anak-anak.

“Sudah lama nggak ada acara meriah seperti ini. Anak-anak senang banget lihat penampilan dan kostum-kostumnya. Semoga tahun depan lebih ramai lagi,” tuturnya sambil tersenyum.

Kirab Budaya Desa Padangan 2025 tak hanya menjadi bentuk ekspresi kebudayaan masyarakat desa, namun juga menjadi simbol kerukunan, kreativitas, dan kekompakan warga dalam menjaga nilai-nilai tradisi yang terus hidup di tengah arus modernisasi.

Jurnalis lapangan : Bambang Reni

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep
Semarak HUT RI ke-81, Sangkapura Gresik Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar
Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng
Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep
Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya
Di Hari Pramuka, Agus Sugianto Antar Irsya Menjemput Harapan di Pamekasan: Air Mata Haru Saat Kaki Palsu Mulai Mengajarkan Langkah Baru
Hari ke-74 Program Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menyusuri Jejak Dhuafa di Tengah Kerasnya Perjuangan Hidup
Hari ke-73 Sedekah Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Sasar Dhuafa Tak Berpenghasilan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Sangkapura Gresik Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya

Berita Terbaru