DEN GUS THUBA: Seorang Raja Diukur dari Hati yang Dikuasai, Bukan Kekayaan dan Usia

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, Detikzone.id –Penanggung Jawab Majelis MOLOÉKATAN GUS MIEK serta Pimpinan Pusat YAKUZA MAFIAS COMMUNITY, Den Gus Thuba (DGT), kembali menggemparkan jagat maya lewat sebuah pesan bijak yang sarat makna.

Dalam pernyataannya, Den Gus Thuba menegaskan bahwa ukuran sejati dari sang “RAJA” bukanlah terletak pada usia atau kekayaan yang dimiliki, melainkan dari seberapa banyak hati yang berhasil ia kuasai.

“Seorang Raja tidak ditentukan dari usia dan kekayaannya, tapi dari berapa banyak hati yang dia kuasai,” tulis Den Gus Thuba, Rabu (30/7/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini sontak menjadi sorotan para pengikut dan simpatisan beliau serta masyarakat luas, karena dianggap relevan dengan dinamika kepemimpinan masa kini.

Artinya, Den Gus Thuba menegaskan bahwa pengaruh sejati seorang pemimpin hadir bukan dari tahta atau gemerlap harta, namun dari kemampuannya menaklukkan hati masyarakat dengan kasih sayang, keadilan, dan keteladanan.

Menurut sejumlah pengamat, ungkapan ini bukan hanya bentuk filosofi khas kepemimpinan Den Gus Thuba, tapi juga sindiran halus terhadap para pemimpin dan tokoh ulama’ yang hanya mengandalkan status dan materi tanpa benar-benar memahami makna ketulusan hati.

Perlu diketahui, Den Gus Thuba sendiri dikenal sebagai tokoh agama karismatik di Kediri yang kerap mengedepankan nilai-nilai spiritual, loyalitas, dan pengaruh sosial dalam gerakan yang dipimpinnya.

Pernyataan tersebut kini ramai dibagikan di media sosial dengan berbagai interpretasi, bahkan tak sedikit yang menyandingkannya dengan prinsip kepemimpinan tokoh-tokoh dan Ulama’ besar dunia.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan
Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 
Pemprov Jabar Matangkan Skema Jaminan Nutrisi Bumil dan Soroti Ancaman Gawai pada Anak
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
MPLS Ramah UPT SD Negeri 358 Gresik Tanamkan Karakter Peduli Bumi
Sinergi Dunia Usaha dan Lapas Pamekasan, CV Ayunda Siapkan Warga Binaan Siap Kerja dan Berwirausaha
Sempat Viral di Media Sosial, Unit PPA Polres Pemalang Bergerak Tangani Aduan Perempuan Muda
93.357 Jiwa di Kabupaten Pemalang Terancam Krisis Air

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:01 WIB

2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:04 WIB

Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:55 WIB

Pemprov Jabar Matangkan Skema Jaminan Nutrisi Bumil dan Soroti Ancaman Gawai pada Anak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:08 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:00 WIB

MPLS Ramah UPT SD Negeri 358 Gresik Tanamkan Karakter Peduli Bumi

Berita Terbaru