Pengusaha Rokok Sumenep Komit Satu Frekuensi dengan Bupati: TIHT 2025 Jadi Senjata Bangkitkan Ekonomi Petani

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kiri ) Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Sofwan Wahyudi atau H. Udik (kanan)

Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kiri ) Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Sofwan Wahyudi atau H. Udik (kanan)

SUMENEP – Pengusaha rokok di Kabupaten Sumenep menyatakan komitmennya untuk berada di jalur yang sama dengan Bupati Sumenep dalam memperjuangkan harga tembakau yang layak bagi petani. Melalui penetapan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) 2025, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri ini dipandang sebagai senjata strategis untuk membangkitkan kembali ekonomi petani tembakau Madura.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa TIHT bukan sekadar angka patokan, tetapi perlindungan nyata bagi petani agar terhindar dari tekanan harga yang merugikan.

“TIHT ini kami tetapkan dengan pertimbangan matang. Kami ingin petani tembakau mendapatkan harga yang pantas, sehingga kesejahteraan mereka meningkat dan ekonomi daerah tetap bergerak,” ujar Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Sofwan Wahyudi atau H. Udik, menyatakan, pihaknya  sepenuhnya mendukung kebijakan Bupati yang telah memberikan kepastian dan arah yang jelas baik bagi petani maupun pengusaha.

“Kami dan Bupati tentu satu frekuensi. Tujuan kami sama, menjaga harga, meningkatkan kualitas tembakau, dan memastikan petani tidak terjerat permainan tengkulak,” tegasnya,

Dengan kesepakatan ini, Pemkab Sumenep dan pengusaha rokok optimistis harga jual tembakau di pasaran akan lebih tinggi dari titik impas, sehingga petani bukan hanya bertahan, tetapi juga berkembang.

“Kami pun mengapresiasi langkah Bupati menetapkan TIHT lebih awal. Ini bukan hanya menjaga harga, tapi juga memberi ruang bagi pengusaha merancang strategi produksi,” ujar H. Udik, Selasa (12/08).

Ia menegaskan, komunikasi tiga pihak, pemerintah, petani, dan pengusaha harus terus dijaga. Lebih dari itu, pengawasan di tingkat pembelian wajib diperketat agar tidak ada petani yang terpaksa menjual di bawah titik impas akibat tekanan tengkulak.

 “Kalau harga rendah, petani mengurangi biaya perawatan, kualitas pun turun. Sebaliknya, jika harga menguntungkan, kualitas naik, industri rokok lokal bisa bersaing,” terangnya.

Di balik angka kenaikan harga tersimpan harapan besar, kualitas tembakau meningkat, industri rokok lokal bergairah, dan ekonomi desa-desa penghasil tembakau kembali hidup.

Kini, tinggal bagaimana pemerintah, pengusaha, dan petani bisa bahu-membahu memastikan TIHT benar-benar berlaku di lapangan.

Berdasarkan keputusan Pemkab Sumenep, TIHT 2025 ditetapkan sebagai berikut:

Tembakau Gunung: Rp 67.929/kg (naik 1,41% dibanding tahun sebelumnya)

Tembakau Tegal: Rp 63.117/kg (naik 2,46%)

Tembakau Sawah: Rp 46.142/kg (naik 0,10%)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih
Malam Mingguan Makin Berkesan! Live Musik Akustik Arinna Cafe & Resto Jadi Magnet Pecinta Kuliner dan Kehangatan Keluarga
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Selama Yadnya Kasada 1948 Saka, Akses Menuju Lautan Pasir Disetop
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga
Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door
CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:15 WIB

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:38 WIB

Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Selama Yadnya Kasada 1948 Saka, Akses Menuju Lautan Pasir Disetop

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:27 WIB

Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Berita Terbaru

Suasana live musik akustik di Arinna Cafe & Resto Sumenep yang berlangsung setiap malam mingguan. Alunan musik, pelayanan ramah, menu kuliner beragam, fasilitas ruang VIP, serta area bermain anak menjadi daya tarik yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati suasana bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan.

EKONOMI

Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:38 WIB