SUMENEP – Festival Tembakau Madura 2025 yang akan digelar pada 28 Agustus hingga 3 September 2025 di Stadion A. Yani Sumenep bukan sekadar ajang pameran komoditas. Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, memanfaatkannya sebagai momentum untuk menyerukan semangat kolaborasi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah demi kejayaan tembakau Madura.
Mengusung tema “Menjaga Warisan, Mengangkat Potensi Tembakau Madura ke Kelas Dunia”, festival ini dirancang untuk memperkenalkan kualitas tembakau Madura secara luas, sekaligus menjadi ruang edukasi tentang proses pengolahan dan peluang besar di pasar nasional maupun internasional.
“Festival ini adalah wujud komitmen kita untuk merawat warisan leluhur dan membuka pintu rezeki yang lebih besar bagi petani. Hanya dengan kerja sama yang erat antara petani, pengusaha, dan pemerintah, tembakau Madura bisa menembus pasar dunia,” ujar Bupati Fauzi, Jumat (15/8/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini akan diisi pameran produk tembakau, promosi rokok kretek khas Madura, hingga hiburan rakyat. Panitia juga membuka kesempatan bagi perusahaan rokok di Madura untuk berpartisipasi, dengan persyaratan tertentu, termasuk menyediakan minimal satu sales promotion girl (SPG) di setiap stand.
Pendaftaran peserta dibuka hingga 27 Agustus 2025 melalui tautan resmi panitia, dengan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak 081808444043 dan 087841851000.
Bupati Fauzi menargetkan ribuan pengunjung, baik dari Madura maupun luar daerah, hadir untuk menyemarakkan festival yang kental nuansa budaya ini.
“Semangat kolaborasi ini harus kita jaga. Festival ini bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga investasi masa depan bagi ekonomi Madura,” tegasnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Festival Tembakau Madura 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat harkat tembakau Madura sebagai ikon ekonomi dan budaya di kancah internasional.
Penulis : Redaksi








