Shelma Putri Khalida, Siswi Tahfidz SMA Negeri 1 Sumenep, Harumkan Nama Daerah sebagai Pembawa Baki Penurunan Bendera

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shelma Putri Khalida, siswi SMA Negeri 1 Sumenep Kelas XI F7 Tahfidz yang dipercaya menjadi Pasukan 8 dan pembawa baki pada upacara penurunan bendera HUT RI ke-80, berpose bersama ayahnya Mufti Kholid, ST., M.A.P dan ibunya Dwi Lidya Hartati Wijaya, SE

Shelma Putri Khalida, siswi SMA Negeri 1 Sumenep Kelas XI F7 Tahfidz yang dipercaya menjadi Pasukan 8 dan pembawa baki pada upacara penurunan bendera HUT RI ke-80, berpose bersama ayahnya Mufti Kholid, ST., M.A.P dan ibunya Dwi Lidya Hartati Wijaya, SE

SUMENEP – Rasa bangga menyelimuti keluarga besar SMA Negeri 1 Sumenep setelah salah satu siswi terbaiknya, Shelma Putri Khalida, dipercaya menjadi anggota Pasukan 8 dan mendapat amanah penting membawa baki dalam upacara penurunan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Shelma, siswi Kelas XI F7 Program Tahfidz ini, tampil anggun, penuh percaya diri, sekaligus khidmat saat menjalankan tugas sakral di depan ribuan pasang mata yang disaksikan langsung oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama pejabat lainnya, Minggu, 16/08/2025.

Momen tersebut menjadi bukti nyata dedikasi, disiplin, serta kerja kerasnya selama menjalani latihan bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumenep tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shelma adalah putri dari pasangan Mufti Kholid, ST., M.A.P dan Dwi Lidya Hartati Wijaya, SE. Keberhasilannya menembus seleksi ketat hingga dipercaya memegang tugas inti di barisan Pasukan 8 menjadi kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Sumenep.

“Ini adalah pencapaian luar biasa. Tugas membawa baki bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga soal tanggung jawab dan kehormatan. Kami sangat bangga kepada Shelma yang telah memberikan yang terbaik,” ungkap salah satu guru pembina di SMA Negeri 1 Sumenep.

Selain dikenal disiplin, Shelma juga merupakan siswi berprestasi yang mengikuti kelas Tahfidz di sekolahnya. Dengan keseimbangan antara akademik, spiritual, dan organisasi, ia menjadi teladan bagi rekan-rekannya. Prestasi ini menambah daftar panjang bukti bahwa generasi muda Sumenep mampu bersinar, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pengabdian kepada bangsa.

Kehadiran Shelma di momen sakral penurunan bendera bukan hanya kebanggaan pribadi dan keluarga, melainkan juga kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. Bahkan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan apresiasi.

“Anak muda yang lahir dan tumbuh dari lingkungan sederhana bisa tampil di garda depan dalam prosesi kenegaraan yang penuh kehormatan,” ujar Bupati Fauzi.

Dengan pencapaian ini, diharapkan semakin banyak pelajar Sumenep yang terinspirasi untuk berprestasi, disiplin, dan mengharumkan nama daerah.

Momen haru penuh kebanggaan

Sementara, Mufti Kholid, ST., M.A.P
merasa sangat bangga sekaligus terharu melihat putrinya dipercaya memegang tugas mulia sebagai pembawa baki dalam upacara penurunan bendera.

“Ini bukan hanya kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijaga. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi Shelma untuk terus berprestasi dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Ibunda Shelma, Dwi Lidya Hartati Wijaya, SE, luga mengaku  haru dan bangga. melihat putri cantiknya berdiri tegap dengan penuh percaya diri di hadapan banyak.

“Kesempatan tersebut adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan. Doa kami selalu menyertai langkahnya, semoga ia tetap rendah hati, istiqamah dalam menuntut ilmu, dan terus membawa nama baik keluarga serta Sumenep tercinta,” harap Dwi Lidya Hartati Wijaya, SE.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak
Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi
Transfer Pusat Berkurang Rp212 Miliar, DPRD Sumenep Bahas Ulang Struktur APBD 2026
Bukan Sekadar Seremonial, Diperta Probolinggo Turun ke Sawah Pacu Percepatan Tanam Padi
Forkopimda Sumenep Kompak, Merah Putih Satukan Langkah di HUT ke-81 RI
Ketua DPRD Sumenep Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Sirene 10.00 WIB Mengantar Suasana Khidmat
Bupati Fauzi Serahkan Remisi HUT ke-81 RI, Dua Warga Binaan Rutan Sumenep Langsung Bebas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Transfer Pusat Berkurang Rp212 Miliar, DPRD Sumenep Bahas Ulang Struktur APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Diperta Probolinggo Turun ke Sawah Pacu Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru