1 Unit Mobil Jurnalis Rusak, Diduga Dilempari Batu Saat Demo di Mapolres Kediri Kota

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id – Sebuah mobil milik salah satu jurnalis di Kota Kediri mengalami kerusakan pada bagian kaca depan, diduga terkena lemparan batu atau benda keras lainnya saat aksi demonstrasi di Mapolres Kediri Kota, Sabtu (30/8/2025) sore.

Mobil jenis SUV berwarna merah marun dengan nomor polisi AG 1230 XX itu diketahui sedang diparkir di halaman Kaminvetcad V/09 Kediri, tak jauh dari lokasi unjuk rasa.

Menurut sejumlah informasi di lapangan, lemparan benda keras tersebut terjadi saat massa mulai bergerak ke arah parkiran Polresta Kediri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jurnalis berinisial AK yang merupakan pemilik kendaraan menyayangkan peristiwa tersebut.

Dikatakannya, beruntung Dandim yang berada di lokasi langsung mengambil tindakan cepat dengan menghentikan massa, sehingga kerusakan pada kendaraan miliknya tidak semakin parah.

Menurut AK, tindakan anarkis dalam demonstrasi sama sekali tidak memberikan dampak positif.

“Yang jelas, dampak dari demonstrasi anarkis itu tidak memberikan dampak positif, justru malah mengakibatkan banyak kerugian daripada keuntungan. Malah yang merasa untung itu mereka para oknum pendemo yang membawa barang-barang dengan cara menjarah. Tapi kerugian justru menimpa kita yang tidak tahu apa-apa, malah kena imbasnya,” ungkap AK.

AK juga menyampaikan pesan tegas kepada massa aksi agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.

“Saya berpesan kepada pendemo, jangan melakukan tindakan anarkis lagi di Kota maupun Kabupaten Kediri. Segera kembalikan barang-barang yang dijarah ke asalnya,” tegasnya.

Untuk diketahui, aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekecewaan massa terhadap oknum anggota Brimob Polda Metro Jaya yang diduga kuat melindas pengemudi ojek daring (Ojol) saat demo buruh pada 28 Agustus lalu di Jakarta.

Aksi di Kediri ini diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta. Namun, jalannya demonstrasi dinilai tidak jelas dalam menyampaikan aspirasi, bahkan lebih terkesan anarkis hingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekitar.

Hingga kini, belum diketahui pasti siapa pelaku pelemparan batu yang menyebabkan kerusakan pada mobil jurnalis tersebut.

Peristiwa ini menambah catatan kerawanan yang kerap terjadi saat aksi massa berlangsung, sekaligus menjadi peringatan bagi jurnalis dan masyarakat sekitar untuk lebih waspada dalam melaksanakan aktivitas di tengah situasi rawan.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Polsek Batuputih Polres Sumenep Kawal Ketahanan Pangan, Cek Langsung Tanaman Jagung Warga
Bhabinkamtibmas Torjek Polres Sumenep Turun ke Lahan Warga, Sosialisasikan Pekarangan Pangan Bergizi
Muatan Tenggelam, Nyawa Terselamatkan; KM LA RISKY Karam di Selatan Pulau Mamburit Sumenep
Jangan Biarkan Jari dan Lisan Menyakiti, Dandim Sumenep Sampaikan Pesan Moral untuk Generasi Bangsa
Polsek Ganding Sumenep Sikat Peredaran Sabu
Embung Maut di Desa Junok Sampang, Tiga Balita Bersaudara Meninggal Dunia dalam Satu Peristiwa
KPK Tunggu Bukti Pendukung, KAKI Jatim Desak Dugaan Keterlibatan Bupati Bangkalan dalam Dana Hibah Pokmas Diusut
Kyai MR Diduga Terlibat Pelecehan Seksual, Pondok Pesantren di Malang Disegel Yakuza Maneges

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:38 WIB

Polsek Batuputih Polres Sumenep Kawal Ketahanan Pangan, Cek Langsung Tanaman Jagung Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 23:13 WIB

Bhabinkamtibmas Torjek Polres Sumenep Turun ke Lahan Warga, Sosialisasikan Pekarangan Pangan Bergizi

Senin, 15 Juni 2026 - 23:01 WIB

Muatan Tenggelam, Nyawa Terselamatkan; KM LA RISKY Karam di Selatan Pulau Mamburit Sumenep

Senin, 15 Juni 2026 - 20:54 WIB

Jangan Biarkan Jari dan Lisan Menyakiti, Dandim Sumenep Sampaikan Pesan Moral untuk Generasi Bangsa

Senin, 15 Juni 2026 - 10:18 WIB

Polsek Ganding Sumenep Sikat Peredaran Sabu

Berita Terbaru

NASIONAL

STOP Anggaran Publikasi di Sumenep

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:35 WIB