Wujud Nyata Dukungan Ekonomi Umat, BMT NU Hadirkan Tabungan, Pinjaman Hingga Layanan Umroh di MCF 2025

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stand BMT NU menjadi pusat perhatian pengunjung festival, menghadirkan solusi ekonomi umat dalam satu atap

Stand BMT NU menjadi pusat perhatian pengunjung festival, menghadirkan solusi ekonomi umat dalam satu atap

SUMENEP – Suasana Madura Culture Festival #3 semakin semarak dengan hadirnya BMT NU (Baitul Maal wat Tamwil Nuansa Umat).

Kehadiran lembaga keuangan berbasis syariah ini bukan sekadar meramaikan acara tahunan terbesar di Pulau Garam, melainkan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan ekonomi lokal sekaligus memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Risiko Kepatuhan dan Maal BMT NU Jawa Timur, Idan Hermanto, menegaskan partisipasi BMT NU di ajang ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan ekonomi kerakyatan.

Festival budaya dan ekonomi yang digelar di jantung Kota Sumenep ini menurutnya menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kami tidak hanya sekadar ikut memeriahkan acara ini, tapi ingin memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Mulai dari layanan simpan pinjam, tabungan, hingga berbagai produk anggota kami, semuanya hadir di stan BMT NU,” ujar Idan, Sabtu malam (30/8/2025).

BMT NU memperkenalkan berbagai jenis produk tabungan yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat. Ada Tabah (tabungan harian yang bisa diambil esok hari), Tarawih (tabungan dengan bagi hasil untuk kepentingan sosial), hingga Simpanan Berjangka Mudaroba yang memiliki fleksibilitas mirip dengan produk bank komersial. Bahkan, BMT NU juga menghadirkan program tabungan hadiah langsung tanpa diundi dan produk Siaga, simpanan inti anggota yang menjadi fondasi permodalan.

Tidak hanya itu, BMT NU juga menawarkan layanan pinjaman berbasis kelompok. Melalui skema ini, setiap anggota kelompok bisa mengakses pinjaman mulai Rp 2 juta hingga Rp 10 juta, sesuai perkembangan usaha mereka. Ada pula layanan multiguna berupa titipan emas, sistem inovatif yang memberikan fleksibilitas seperti pegadaian namun berbasis syariah.

“Kami juga punya layanan umroh yang sudah berjalan rutin. Setiap bulan kami memberangkatkan jamaah dengan harga bersaing dan paket perjalanan yang variatif. Masyarakat bahkan bisa langsung mendaftar umroh di stan BMT NU di festival ini,” terang Idan.

Selain sektor keuangan, BMT NU memperluas kiprahnya melalui Nusa Ummat, yang bergerak di bidang perdagangan sualayan hingga toko elektronik. Produk-produk dari anggota BMT NU turut dipajang dalam festival ini, memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dalam ragam usaha yang tumbuh bersama NU.

Stan BMT NU di Madura Culture Festival #3 tampak ramai diserbu pengunjung. Banyak masyarakat yang bukan hanya sekadar melihat, tapi langsung melakukan konsultasi keuangan, membuka tabungan, hingga mendaftarkan diri dalam program umroh. Antusiasme itu menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap layanan berbasis syariah yang ditawarkan BMT NU.

Idan berharap, partisipasi BMT NU di ajang bergengsi ini semakin memperkuat hubungan dengan masyarakat. Bukan hanya dalam menyediakan layanan keuangan, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan umat.

“Melalui festival ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, membuka peluang usaha baru, sekaligus memperkokoh peran BMT NU dalam membangun kemandirian ekonomi umat,” pungkasnya.

Dengan kiprah tersebut, BMT NU tidak sekadar hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi umat di tengah dinamika zaman.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sinergi PLN Nusantara Power UP Gresik dan Pokmaswas Hijau Daun Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Bawean Gresik
Program Rutilahu Sumenep Wujudkan Impian Suiyeh Miliki Rumah Layak Huni
Sumenep Jadi Magnet Daerah Lain, Pemprov NTB Datang Pelajari Inovasi Pemerintahan
Era Baru Belanja Daerah, Probolinggo Uji Nyali Penyedia Jasa lewat Mini Kompetisi
Gandeng Pemprov Jatim, DPUPR Probolinggo Cetak SDM Konstruksi Berbasis BIM
Tak Sekadar Sepakat, Bupati Fauzi Ingin Sinergi Pemkab-DPRD Sumenep Berbuah Kesejahteraan
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan, Bupati Fauzi Apresiasi Sinergi DPRD Demi Sumenep Lebih Maju
Banggar DPRD Sumenep Bedah APBD 2025, Serapan Anggaran Membaik, PAD Tetap Jadi Tantangan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:26 WIB

Sinergi PLN Nusantara Power UP Gresik dan Pokmaswas Hijau Daun Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Bawean Gresik

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:56 WIB

Program Rutilahu Sumenep Wujudkan Impian Suiyeh Miliki Rumah Layak Huni

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:28 WIB

Sumenep Jadi Magnet Daerah Lain, Pemprov NTB Datang Pelajari Inovasi Pemerintahan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:22 WIB

Era Baru Belanja Daerah, Probolinggo Uji Nyali Penyedia Jasa lewat Mini Kompetisi

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:36 WIB

Gandeng Pemprov Jatim, DPUPR Probolinggo Cetak SDM Konstruksi Berbasis BIM

Berita Terbaru