SUMENEP – Festival Tembakau Madura (FTM) 2025 di Stadion A. Yani kembali menegaskan perannya sebagai ajang promosi dan dukungan bagi industri kretek lokal. Sorotan publik kali ini tertuju pada PR Adhara Indah yang memamerkan produk andalannya, merek Adhin, Senin (1/9/2025).
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi PLT Sekda Syahwan Efendi dan Kadisbudporpar Moh Ikhsan, meninjau setiap stand pameran pembangunan dan perusahaan rokok lokal. Saat mengunjungi stand PR Adhara Indah, Bupati menyaksikan secara langsung hasil produksi rokok Adhin, serta berdialog dengan perwakilan perusahaan mengenai kualitas, proses produksi, dan peran industri ini dalam memberdayakan tenaga kerja lokal.
“Kami bangga bisa memperkenalkan merek Adhin kepada Bupati dan jajaran pejabat. Dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi besar untuk terus berinovasi, memperluas pasar, dan menjaga keberlangsungan industri kretek Madura,” ungkap Manajer Pemasaran PR Adhara Indah, Sinta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Festival Tembakau Madura 2025 membuktikan bahwa kretek Madura bukan sekadar komoditas. Ia adalah simbol identitas budaya, sumber nafkah, dan kekuatan ekonomi rakyat Madura.
Kehadiran PR Adhara Indah dengan merek Adhin memperkuat pesan bahwa industri kretek lokal mampu bersaing di pasar nasional tanpa kehilangan ciri khasnya.
Di tengah dominasi rokok pabrikan besar, kretek Madura tetap berdiri tegak. Tangan-tangan pelinting perempuan Madura bukan hanya pekerja biasa, tetapi simbol ketangguhan, kemandirian, dan keberlangsungan tradisi.
Membeli dan mengapresiasi kretek Madura kini menjadi aksi nyata menjaga ekonomi lokal, memberdayakan tenaga kerja, dan merawat budaya.
Dengan dukungan pemerintah yang terlihat jelas, masa depan kretek Madura semakin cerah, dan setiap batang rokok Adhin menjadi bukti bahwa warisan dan identitas lokal bisa hidup berdampingan dengan inovasi dan pasar modern.
Penulis : Redaksi









