Dinkes Sumenep All Out Tekan Campak, Targetkan Imunisasi 73 Ribu Anak

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik capaian imunisasi Campak Rubela (MR) di Sumenep per 4 September 2025, menunjukkan progres 60,8 persen dari total 73.969 sasaran

Grafik capaian imunisasi Campak Rubela (MR) di Sumenep per 4 September 2025, menunjukkan progres 60,8 persen dari total 73.969 sasaran

SUMENEP – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas terus gencar melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela (MR). Hingga hari ke-10 pelaksanaan, Kamis (04/09/2025) pukul 16.00 WIB, tercatat sebanyak 44.944 anak sudah diimunisasi, atau mencapai cakupan 60,8 persen dari total sasaran 73.969 anak.

Kepala DKP2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menjelaskan bahwa capaian imunisasi bervariasi sesuai kelompok usia. Untuk sasaran usia 9–12 bulan dari 3.404 anak, baru 1.638 anak yang diimunisasi (48,1 persen). Pada kelompok usia 12–47 bulan, dari 31.237 sasaran baru 14.578 anak yang diimunisasi (46,5 persen). Sedangkan kelompok usia 4–6 tahun mencatat capaian 72,3 persen (19.019 dari 26.308 anak), dan kelompok usia 7 tahun mencapai 75,0 persen (9.769 dari 13.020 anak).

“Capaian tertinggi berada di Puskesmas Giligenting dengan cakupan 87,6 persen, sementara capaian terendah tercatat di Puskesmas Dungkek dengan 24,4 persen. Kami apresiasi kerja keras tenaga kesehatan di Giligenting, dan berharap Puskesmas lainnya semakin intensif melakukan sosialisasi pentingnya imunisasi,” ujar drg. Ellya, Jumat (05/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DKP2KB Sumenep sendiri telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari penyediaan vaksin dan logistik kesehatan yang memadai, koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, hingga edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya imunisasi untuk mencegah penularan campak. Fasilitas kesehatan juga ditata agar tersedia ruang isolasi bagi pasien campak bila dibutuhkan.

Sebagai tindak lanjut, DKP2KB akan memperkuat pencegahan melalui survei epidemiologi berkelanjutan, analisis data kasus, serta penyuluhan kesehatan yang melibatkan tokoh masyarakat dan pemimpin lokal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus kepatuhan masyarakat terhadap imunisasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada terhadap gejala campak. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala. Imunisasi adalah langkah paling efektif untuk melindungi anak-anak kita dari penyakit menular ini,” pungkas drg. Ellya.

Kontak : Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep
Email: survim.dinkessumenep@gmail.com
Telepon: +6878 5014 276

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan
Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas
Resmi! RSUD Besuki Buka Layanan Cuci Darah, Warga Besuki Raya Tak Perlu ke Kota Lagi
RSUD Sumenep Sabet Penghargaan JSI, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Pengabdian
RSUD Sumenep Raih Faskes Terbaik JKN 2026 se-Madura Raya Kategori Tipe B

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:59 WIB

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​

Senin, 28 September 2026 - 21:15 WIB

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WIB

Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas

Berita Terbaru