Angin Puting Beliung Terjang Pemalang, 8 Rumah Rusak Parah

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Akibat tiupan angin puting beliung disertai dengan hujan lebat menerjang wilayah kabupaten Pemalang bagian Selatan, 8 rumah warga dikabarkan mengalami kerusakan parah, Bencana alam yang datang menjelang sore hari pada selasa (14/10) tersebut, terjadi di Desa Kuta, Kecamatan Belik.

Sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap yang berterbangan terbawa angin serta beberapa rumah tertimpa pohon tumbang,sebelum terjadi insiden wilayah di dataran tinggi tersebut diguyur hujan lebat .

Kepala BPBD Kabupaten Pemalang Andri Adi, ketika dihubungi melalui sambungan teleponya membenarkan kejadian tersebut,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul, musibah hujan angin kencang terjadi pukul 12.30 wib, tempat kejadian, Dusun Selaganggeng Rt 41/ Rw 08 Desa Kuta, Kecamatan Belik,” jelas Andri.

Lebih lanjut dirinya menuturkan,
Pusdalops BPBD Kabupaten Pemalang Menerima laporan adanya Hujan disertai angin kencang di Desa Kuta, Kecamatan Belik. Sekitar pukul 12.30 wib .

Hujan deras sertai angin kencang mengakibatkan atap rumah warga Desa Kuta,Dusun 4 sala panggeng,, sebanyak 8 rumah terdampak dengan perincian 1 rumah rusak berat dan 7 rumah rusak ringan.

Andri menghimbau kepada warga Masyarakat untuk lebih waspada terhadap situasi cuaca pada musim pancaroba saat ini,

“Saat ini kedepan pada masa pancaroba, dalam kondisi tersebut diharapkan masyarakat senantiasa waspada jika berkegiatan diluar rumah, Pada saat sedang terjadi hujan untuk memperhatikan kondisi lingkungannya dari ancaman banjir dan angin kencan yang menyertai,Serta bahaya petir menyambar khususnya bagi masyarakat yang berkegiatan di area terbuka seperti sawah atau bermain di lapangan,” tutupnya.

Berikut daftar nama warga korban yang rumahnya terkena angin puting beliung,

1. Rumah Suhadi: -+ 25.000.000
2. Rumah Tamar : 5.000.000
3. Rumah Suroso : 2.000.000
4. Rumah Sutarjo : 2.000.000
5. Rumah Dasuki : 2.000.000
6. Rumah Waryadi : 2.000.000
7. Rumah Puji Pranoto : 2.000.000
8. Rumah Simah : 2.000.000

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini warga mengaku panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri akibat kejadian itu sebagian korban kini mengungsi ke rumah tetangga maupun sanak saudara sambil menunggu bantuan dari pihak pemerintah

Pihak pemerintah Desa bersama relawan dan BPBD membantu proses pembersihan puing-puing rumah warga yang rusak,
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk membantu memperbaiki rumah-rumah yang rusak serta memberikan bantuan bagi korban terdampak bencana *( Ragil)*

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 
Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 
Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari
Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya
GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru
Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum
PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis untuk Umum
Tiga Kades di Situbondo Dinonaktifkan Usai Dugaan Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah, Pemkab Ambil Langkah Tegas

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:06 WIB

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:04 WIB

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:02 WIB

Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:42 WIB

Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:36 WIB

GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

NASIONAL

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Jun 2026 - 21:04 WIB