Dari Kaldu Kokot hingga Sate Martawi, Sae Rassa Restaurant di Myze Hotel Sumenep Hadirkan Cerita Rasa Khas Madura

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP- Sae Rassa Restaurant yang berlokasi di Myze Hotel Sumenep, di bawah operator Artotel Group, kembali menghadirkan inovasi kuliner yang sarat nilai budaya. Melalui program bertajuk “Embrace The Local Flavor – Dine Like A Local”, restoran ini mengajak para tamu menjelajahi kekayaan cita rasa Madura dalam balutan konsep modern yang tetap menjaga keaslian rasa dan makna di balik setiap sajian, Kamis, 16/10/2025.

Program ini menjadi bagian dari Artotel Wanderlust, yang bertujuan memperkenalkan kembali kekayaan kuliner lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Lebih dari sekadar promo, “Embrace The Local Flavor” adalah perjalanan kuliner yang menyentuh sisi budaya, tradisi, dan kehangatan masyarakat Madura.

“Kami tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menghadirkan kisah di baliknya. Setiap menu yang kami pilih memiliki nilai sejarah dan cita rasa khas Madura yang layak dikenal dunia,” ujar Anndy Bramasto, SE, M.Par, General Manager Myze Hotel Sumenep by ARTOTEL Group.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cita Rasa Tradisi yang Tetap Hidup

Selama periode Oktober hingga Desember 2025, Sae Rassa Restaurant menyajikan deretan menu khas Madura yang dikemas elegan tanpa menghilangkan keaslian bumbunya.

Beberapa menu andalan yang wajib dicoba antara lain:

Kaldu Kokot Madura (Rp70.000/porsi) — perpaduan kikil kaki sapi yang direbus hingga empuk dengan kacang hijau yang lembut, menghasilkan kuah kental gurih dan kaya rasa.

Sate Martawi (Rp50.000/porsi) – sate ayam atau kambing dengan bumbu kacang khas Madura yang legit dan sedikit pedas, disajikan bersama irisan bawang merah dan kecap manis.

Soto Sabreng (Rp45.000/porsi) — soto khas Sumenep dengan kuah gurih bercampur bumbu kacang, potongan daging babat, dan singkong rebus yang lembut.

Tak hanya itu, Sae Rassa juga menghadirkan minuman khas dengan sentuhan modern, seperti Jegan Mocktail, Siwalan Fizz, Potre Koneng Mocktail, dan Jokotole Sparkling — deretan minuman segar yang memadukan bahan alami lokal dengan tampilan yang kekinian.

Dari Madura, Untuk Dunia

Melalui program ini, Myze Hotel Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mengangkat potensi kuliner lokal sebagai bagian dari kekayaan pariwisata daerah. Setiap menu yang disajikan menjadi jembatan bagi para tamu untuk mengenal filosofi hidup masyarakat Madura, sederhana, hangat, namun penuh makna.

Selain menawarkan pengalaman bersantap, Myze Hotel Sumenep juga menghadirkan suasana menginap yang nyaman dan penuh kehangatan, menjadikannya pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Sumenep secara utuh, mulai dari rasa, budaya, hingga keramahan.

Tentang Myze Hotel Sumenep

Myze Hotel Sumenep memberikan pengalaman menginap yang tak terlupakan dengan pelayanan 24 jam, restoran eksklusif, serta fasilitas modern yang menunjang kenyamanan tamu. Terletak di Jl. Arya Wiraraja, Gedungan Timur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, hotel ini berada di bawah pengelolaan Artotel Group, operator perhotelan Indonesia dengan jaringan brand hotel dan F&B di berbagai kota besar.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Cari Tempat Nongkrong di Sumenep? M Cafe Hadir dengan Nuansa Estetik yang Bikin Pengunjung Betah
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Dari ASN hingga Pimpinan Perusahaan, Arinna Resto Jadi Magnet Kuliner Sumenep dari Siang sampai Malam
Festival Gogoh Iwak di Soso, Bupati Blitar Rijanto Dorong Potensi Wisata Desa Berbasis Kearifan Lokal
Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat
Sambut Hari Jadi Sumenep ke-757, Pemerintah Desa Pinggirpapas Wadahi Bakat Seni Lewat Lomba Karaoke Dangdut se-Madura di Cafe Lotus
Panen 5.400 Semangka Golden di Lapas Pamekasan, Program Ayunda Sejahtera Dorong Warga Binaan Mandiri
Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Cari Tempat Nongkrong di Sumenep? M Cafe Hadir dengan Nuansa Estetik yang Bikin Pengunjung Betah

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Dari ASN hingga Pimpinan Perusahaan, Arinna Resto Jadi Magnet Kuliner Sumenep dari Siang sampai Malam

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Festival Gogoh Iwak di Soso, Bupati Blitar Rijanto Dorong Potensi Wisata Desa Berbasis Kearifan Lokal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat

Berita Terbaru