SUMENEP, detikzone.id — Alunan musik tong-tong khas Madura mencuri perhatian Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr. Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia, saat menghadiri pembukaan Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Selasa (27/10/2026).
Kesenian tradisional yang memadukan tabuhan alat musik dan kekompakan para pemain tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam kegiatan yang mempertemukan insan pers, pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat itu.
Ning Lia menilai, musik tong-tong bukan sekadar pertunjukan hiburan. Kesenian tersebut merupakan bagian dari identitas budaya Madura yang memiliki daya tarik tersendiri dan berpotensi dikenal lebih luas hingga tingkat nasional maupun internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kekayaan seni dan budaya Sumenep, menurutnya, dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan ekonomi kreatif apabila dibarengi dengan inovasi, promosi, dan kolaborasi berbagai pihak.
Media memiliki peran penting dalam memperkenalkan kesenian tradisional kepada khalayak yang lebih luas. Melalui pemberitaan dan publikasi yang berkelanjutan, musik tong-tong dapat semakin dikenal, khususnya oleh generasi muda dan masyarakat di luar Madura.
Selain musik tong-tong, Sumenep juga memiliki beragam potensi budaya lainnya, seperti batik, kerajinan tradisional, kuliner khas, serta destinasi wisata yang menyimpan keunikan tersendiri.
Potensi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi para pelaku seni, perajin, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kehadiran Ning Lia dalam Media Expo 2026 sekaligus menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi antara media, pemerintah, komunitas budaya, dan pelaku usaha dalam memperkenalkan potensi lokal.
Media Expo 2026 digelar melalui kolaborasi tiga media lokal Sumenep, yakni KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com. Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Media Membangun Ekonomi Kreatif Jawa Timur dan Sumenep Menuju Gerbang Baru Nusantara”.
Melalui kegiatan ini, kekayaan seni dan budaya Sumenep diharapkan semakin mendapat ruang promosi, sehingga warisan leluhur tetap lestari sekaligus mampu berkembang menjadi bagian dari kekuatan ekonomi kreatif daerah.
Musik tong-tong pun menjadi salah satu contoh bahwa tradisi lokal memiliki peluang untuk terus tumbuh dan menjangkau panggung yang lebih luas tanpa kehilangan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.







