Sumpah Pemuda di Rutan Pemalang: Gaungkan Semangat Bangkit, Berubah, dan Menata Masa Depan

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG — Semangat untuk bangkit, berubah, dan menata masa depan menggema di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang saat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).

Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti upacara dengan khidmat di lapangan upacara Rutan Pemalang. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kesempatan memperbaiki diri dan berkontribusi bagi bangsa terbuka bagi setiap orang.

Kepala Rutan (Karutan) Pemalang, Nur Febrianto, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan Sumpah Pemuda kali ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum bersejarah tersebut mengajak seluruh peserta untuk kembali menghayati nilai persatuan, semangat perjuangan, dan tekad membangun masa depan yang lebih baik.

Dalam sambutan tersebut, ditekankan bahwa kemajuan bangsa tidak cukup hanya bertumpu pada teknologi dan pembangunan fisik. Indonesia juga membutuhkan generasi yang memiliki jiwa patriotisme, gigih menghadapi tantangan, serta berempati dan peduli terhadap sesama.

Nilai-nilai tersebut juga relevan dengan proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Bagi warga binaan, semangat Sumpah Pemuda dapat menjadi dorongan untuk bangkit, memperbaiki sikap dan perilaku, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Nur Febrianto menegaskan, nilai-nilai Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan berhenti pada peringatan seremonial.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar seremonial. Nilai patriotisme, kegigihan, dan empati menjadi bekal penting dalam membangun karakter serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Febri.

Ia mengajak seluruh petugas dan warga binaan menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat maupun bangsa. Perubahan itu dapat dimulai dari hal sederhana, seperti memperbaiki perilaku, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui peringatan ini, saya mengajak seluruh petugas dan WBP untuk menjadikan nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri, menjaga kebersamaan, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi bangsa melalui sikap dan tindakan yang positif,” tambahnya.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pemuda yang pada 28 Oktober 1928 mengikrarkan persatuan bangsa melalui Sumpah Pemuda.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rutan Pemalang berharap nilai patriotisme, kegigihan, dan empati semakin tertanam, baik dalam pelaksanaan tugas petugas maupun dalam proses pembinaan warga binaan.

Sebab, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga keberanian untuk berubah, kemauan untuk bangkit, dan tekad menata masa depan yang lebih baik.

 

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Siswi Kelas 10 di Kota Kediri Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru, Minta Perlindungan ke Yakuza Maneges
8 Tahun Lebih Menanti Kepastian Hukum, Sidang Devi Taurisa Tersendat, Hakim Sentil Kelalaian Pemanggilan Kejaksaan
Lewat Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Ajak 12 Kades Jadi Garda Kamtibmas
Kejari Toba dan Perum Jasa Tirta I Perkuat Sinergi, Bahas Pendampingan Hukum OPSDA 2026
LBH Kamselindo Beri Penyuluhan Hukum Gratis kepada Puluhan Warga Binaan Rutan Jakarta Pusat
TBC Bikin Waswas, Dinkes Pemalang Sisir Kontak Erat Warga Terduga
Sengkarut Ijazah Ayah dan Anak: Dua Jejak, Satu Kebenaran yang Dinanti
Matangkan Persiapan TKA 2027, Pemkot Kediri Gelar Bimtek Untuk Operator dan Proktor SD se-Kota Kediri

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Sumpah Pemuda di Rutan Pemalang: Gaungkan Semangat Bangkit, Berubah, dan Menata Masa Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Siswi Kelas 10 di Kota Kediri Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru, Minta Perlindungan ke Yakuza Maneges

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WIB

8 Tahun Lebih Menanti Kepastian Hukum, Sidang Devi Taurisa Tersendat, Hakim Sentil Kelalaian Pemanggilan Kejaksaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Lewat Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Ajak 12 Kades Jadi Garda Kamtibmas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Kejari Toba dan Perum Jasa Tirta I Perkuat Sinergi, Bahas Pendampingan Hukum OPSDA 2026

Berita Terbaru