Nganjuk – Era digital tak lagi sekadar wacana, tetapi menjadi medan baru yang harus dihadapi dunia pendidikan. Merespons kebutuhan ini, Fakultas Teknik Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menggelar pelatihan coding bagi para guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Nganjuk, pada Rabu (15/10/25).
Sekitar 50 guru mengikuti pelatihan intensif yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Teknik Unitomo. Kegiatan ini tak hanya bertujuan mentransfer keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan computational thinking atau pola pikir komputasional.
“Coding bukan sekadar menulis program, melainkan cara berpikir yang logis, sistematis, dan solutif. Kami ingin para guru bisa mengajarkan pola pikir ini kepada siswa sejak dini,” ujar Dekan Fakultas Teknik Unitomo, Dwi Cahyono, S.Kom., MT., dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, keterlibatan Unitomo di luar Surabaya menunjukkan komitmen kampus dalam memperluas literasi digital, khususnya di lingkungan pendidikan dasar dan madrasah.

Di sisi lain, pihak MIN 2 Nganjuk menyambut pelatihan ini sebagai realisasi mandat dari Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Drs. M. Syaikhu Burhani, menyatakan bahwa pelatihan coding telah menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap madrasah.
“Ini merupakan arahan dari Kemenag Provinsi. Kami diminta menyiapkan guru yang menguasai coding agar bisa mengajarkannya kepada siswa,” jelas Syaikhu.
Kepala Madrasah, Drs. Ali Faisol, menyatakan apresiasinya atas dukungan dari Unitomo. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diaplikasikan, khususnya bagi siswa kelas 5 dan 6.
Sementara itu, mentor utama pelatihan, Lambang Probo, mengaku terkesan dengan semangat para peserta. “Dari sejumlah pelatihan yang pernah kami lakukan, ini merupakan yang paling banyak pesertanya dengan antusiasme luar biasa. Harapannya, semangat ini bisa menular ke siswa,” katanya.
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa literasi digital di jenjang pendidikan dasar kini menjadi bagian penting dari kurikulum, sejalan dengan kebijakan nasional dan kebutuhan zaman.
Penulis : Tuty
Editor : SAN
Sumber Berita : Teknik Unitomo









