Situbondo, Detikzone – Bandar Indonesia Grup (BIG) resmi mendaftarkan merek dolomit “SATARA” di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada Jumat (17/10/2025). Peluncuran SATARA, yang merupakan singkatan dari “Sahabat Tanah Nusantara”, diharapkan dapat menjadi solusi bijaksana bagi kesuburan tanah di Indonesia.
Menurut keterangan resmi dari BIG, SATARA akan dipasarkan sebagai produk dolomit berkualitas tinggi yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan di Indonesia. BIG berencana untuk membuka 99 titik tambang di 17 konsesi tambang yang tersebar di Gresik, Lamongan, dan Tuban dalam waktu 5 bulan ke depan.
“Dengan hadirnya SATARA, kami berharap dapat mendukung terciptanya kesuburan tanah Nusantara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar HRM. Khalilur R Ab. S, Founder & Owner SATARA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BIG juga berencana untuk membangun pabrik dolomit di Lamongan dan Tuban dengan kapasitas produksi 1.000.000 metrik ton per bulan. Selain itu, perusahaan juga akan merangkul pabrikan lokal untuk kemitraan “Upah Giling” Dolomit Mess 100.
Peluncuran SATARA dijadwalkan pada 9 Desember 2025, dan BIG menargetkan produksi dolomit SATARA dapat memenuhi kebutuhan pertanian di Indonesia. (anton)
Penulis : Anton








