Hari Santri Nasional, PKDI Sumenep Tegaskan Sinergi Santri dan Kepala Desa untuk Negeri

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat,

Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat,

SUMENEP – Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep menegaskan pentingnya sinergi antara santri dan kepala desa dalam membangun kekuatan bangsa dari akar desa.

Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, menyampaikan bahwa santri dan kepala desa memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan sosial kemasyarakatan. Dua elemen ini, menurutnya, adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa yang berkeadilan dan berakhlak.

 “Santri adalah penjaga moral bangsa, sementara kepala desa adalah ujung tombak pembangunan di akar masyarakat. Jika dua kekuatan ini bersatu, insyaallah desa-desa kita akan menjadi sumber peradaban dan keteladanan,” ujar H. Ubaid Abdul Hayat, Selasa (21/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, semangat Hari Santri harus dimaknai bukan hanya sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kolaborasi antar elemen masyarakat. Santri, dengan nilai-nilai keikhlasan dan pengabdiannya, diyakini mampu menjadi mitra strategis kepala desa dalam membangun sumber daya manusia dan karakter bangsa.

 “PKDI Sumenep siap bersinergi dengan pesantren dan para kiai untuk membangun desa yang religius, produktif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang mengusung tema “Jihad Santri Jayakan Negeri” menjadi refleksi bersama bahwa perjuangan santri kini tidak lagi di medan perang, melainkan di medan pembangunan, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.

H. Ubaid menutup pesannya dengan ajakan agar para santri tetap menjaga semangat kebangsaan dan menjadi teladan di lingkungannya masing-masing.

“Dari pesantren ke desa, dari desa untuk Indonesia. Santri dan kepala desa harus terus bergandengan tangan demi negeri yang maju dan bermartabat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep
Semarak HUT RI ke-81, Sangkapura Gresik Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar
Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng
Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep
Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya
Di Hari Pramuka, Agus Sugianto Antar Irsya Menjemput Harapan di Pamekasan: Air Mata Haru Saat Kaki Palsu Mulai Mengajarkan Langkah Baru
Hari ke-74 Program Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menyusuri Jejak Dhuafa di Tengah Kerasnya Perjuangan Hidup
Hari ke-73 Sedekah Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Sasar Dhuafa Tak Berpenghasilan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Di Hari Pramuka, Agus Sugianto Antar Irsya Menjemput Harapan di Pamekasan: Air Mata Haru Saat Kaki Palsu Mulai Mengajarkan Langkah Baru

Berita Terbaru