Ganasnya Banjir Rob Melahap Sepeda Motor Warga di Kecamatan Ulujami

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Bencana banjir air rob yang melanda beberapa Desa di kecamatan Ulujami semakin parah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini, akibatnya sejumlah fasilitas umum, Infrastruktur jalan, ladang pertanian, bahkan termasuk kendaraan sepeda motor milik warga rusak parah tidak lagi terpakai karena korosi ( Kerusakan material terutama pada logam, akibat reaksi kimia atau elektro kimia dengan lingkungannya seperti udara,air atau asam).

Pantauan awak media di dua desa yang ada di kecamatan Ulujami yaitu Kertosari dan Blendung yang terdampak banjir rob, banyak bangunan yang tenggelam serta sepeda motor yang tergeletak di sudut rumah warga. Sebagian kerangkanya terlihat berkarat. Bahkan, tidak sedikit sepeda motor yang sudah tidak lagi digunakan akibat korosi parah.

Air laut masuk ke permukiman menjadi satu penyebab kerusakan pada sepeda motor. Kadar air laut perlahan membuat mesin maupun kerangka sepeda motor berkarat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak tahun 2022 saya sudah ganti sepeda motor 3 kali karena Karatan,” Ujar Ningsih seorang warga Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Sabtu ( 25/10 ).

Sebelumnya sepeda motornya sering digunakan untuk beraktivitas mengajar di salah satu Sekolah Dasar di Desa setempat. Namun, lantaran sering terkena banjir rob, sepeda motor miliknya tak ayal akhirnya rusak.

” Walaupun sering dicuci sampai bersih, air asin membuat sasis atau kerangka motor berkarat, bahkan akhirnya patah,” Jelasnya.

Semetara itu,Kepala Desa Kertosari Suriyanto, mengeluhkan banyaknya lahan pertanian warga di desanya yang tenggelam akibat banjir Rob.

“Kami mengalami permasalahan dimana banjir Robb sampai ke pemukiman dan yang paling parah adalah Desa Blendung, Karena mungkin hampir semua pemukiman tergenang air Rob,yang lainya untuk lahan pertanian hampir semua khususnya yang di Kertosari itu hanya 20 persen yang masih bisa kita tanami untuk kebon melati hampir semua tidak bisa kita tanami karena terkena air semua,” keluhnya.

Pemerintah berencana bangun Tanggul raksasa atau Giant sea wall di sepanjang pantai utara Jawa guna mencegah wilayah pesisir tenggelam akibat banjir rob

Tembok laut raksasa ini sangat diperlukan karena untuk mencegah penurunan permukaan tanah, rencana pembangunan tanggul raksasa masuk program strategis nasional.( Ragil).

Berita Terkait

HMI Kebumen Gelar Leadership Camp LK 1 di Sagara View Karangbolong, Cetak Kader Pemimpin Visioner
Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 
Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 
Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari
Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya
GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru
Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum
PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis untuk Umum

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:02 WIB

HMI Kebumen Gelar Leadership Camp LK 1 di Sagara View Karangbolong, Cetak Kader Pemimpin Visioner

Senin, 1 Juni 2026 - 21:06 WIB

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:04 WIB

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:02 WIB

Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:42 WIB

Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya

Berita Terbaru