Penumpang Bandara Ahmad Yani Tembus 1,9 Juta Orang, Rute Baru ke Singapura Siap Terbang Desember Ini

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id — Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Hingga Oktober, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 1.931.006 orang, meningkat 4,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 dengan total 1.855.334 penumpang.

Kinerja positif juga terlihat dari pergerakan pesawat yang naik hingga 10,8 persen, dari 14.956 pergerakan pada Januari–Oktober 2024 menjadi 16.575 pergerakan pada tahun ini. Sementara itu, sektor kargo udara mencatat lonjakan paling signifikan dengan total 20.712 ton atau tumbuh 39,7 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 14.827 ton.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Angkasa Pura I) Cabang Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi sinyal positif terhadap pemulihan dan pertumbuhan industri penerbangan di Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melihat tren hingga Oktober, kami optimistis angka pergerakan penumpang, pesawat, dan kargo akan terus meningkat hingga akhir tahun. Apalagi setelah dibukanya rute internasional ke Kuala Lumpur, serta segera beroperasinya penerbangan langsung ke Singapura pada 23 Desember mendatang,” jelas Sulistyo, Kamis (13/11/2025).

Rute Semarang–Singapura (SRG–SIN) tersebut akan dilayani maskapai Scoot empat kali seminggu, yakni setiap Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Penerbangan perdana dijadwalkan bertepatan dengan momentum libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru).

Sulistyo menuturkan, pembukaan rute baru ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara internasional dari Semarang.

“Kami ingin mempermudah akses masyarakat menuju luar negeri sekaligus memperluas potensi ekonomi daerah melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan pariwisata,” ujarnya.

Saat ini, Bandara Ahmad Yani melayani 18 rute domestik, antara lain menuju Jakarta, Bali, Surabaya, Makassar, Batam, Kualanamu, Lombok, dan Pontianak. Beberapa maskapai yang beroperasi di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, Wings Air, Nam Air, serta Susi Air. Sementara itu, rute internasional ke Kuala Lumpur saat ini dilayani oleh AirAsia.

Menjelang musim liburan akhir tahun, pihak bandara juga menyiapkan berbagai langkah antisipatif.

“Kami memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh mitra dan instansi terkait. Harapan kami, pelayanan selama periode Nataru dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” pungkas Sulistyo.

Berita Terkait

Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga
Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut
Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa
Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:52 WIB

Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Berita Terbaru