Ratusan Siswa Telusuri Kekayaan Budaya dan Kuliner Khas Pemalang

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Guna membangun karakter mulia sesuai 8 dimensi Profil Pelajar Pancasila serta memperkuat, memperdalam, dan memperkaya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran melalui konteks yang lebih praktis dan aplikatif, SMP Negeri 6 Pemalang gelar kegiatan pembelajaran kokurikuler, pada Kamis ( 27/11 ).

Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran bermakna yang tidak berhenti di ruang kelas, tetapi mengajak peserta didik mengalami, berbuat, dan merefleksikan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan nyata. Melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL), siswa dari kelas VII hingga IX mengerjakan proyek yang memadukan nilai karakter, budaya, dan kepedulian sosial.

Dengan mengambil materi telusur kekayaan Budaya dan kuliner khas Pemalang dalam bingkai Bhineka tunggal Ika Pemalang Wonderlandku

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penuturan Kepala Sekolah SMPN 6 Pemalang Purwaningsih, Program Ko kurikuler ini sudah berjalan beberapa waktu dan pada penghujung November 2025 ini, Giat belajar Ko kurikulum pada siswa sudah memasuki pertemuan yang ke 11 kali

“Program belajar ko kurikulum pada siswa di SMP 6 Pemalang sudah berjalan ke – 11 kali,untuk saat pertemuan kali ini kita mengambil Wonderland Pemalangku, dengan tujuan
minimal para siswa mengetahui apa saja yang ada di Pemalang dan budayanya, kemudian untuk kelas IX,Kalau kelas VII jajanan tradisional yang ada di Pemalang,” tutur Purwaningsih, pada Rabu (27/11).

Masih menurutnya, Disamping para siswa diberi materi lewat tampilan layar monitor, praktek nyata juga disajikan dalam bentuk kegiatan bazar, sehingga diharapkan teori dan praktek materi ko kurikulum dapat diserap dengan mudah oleh para siswa,

“Besok kita gelar bazar yang akan menyajikan dolanan dan tari khas Pemalang, karena itu bagian dari ko kurikuler guna
menguatkan kegiatan interaksi,
Jadi ada eksekusinya,
Kami berharap para siswa lebih mengenal budaya Pemalang baik itu dari cagar budayanya, makanannya serta tradisi dan jajananya, tidak hanya mengenal makanan saat ini saja tapi tahu makanan jaman dulu” tutupnya.

Sementara itu,Anggun Febriany siswa kelas IX ketika mengaku senang mengikuti program materi pelajaran ko kurikuler di luar kelas tersebut,

“Asik sistem belajarnya,tidak monoton di kelas,dan malah lebih gampang dimengerti,” ungkapnya sambil tersenyum.

Aksi nyata. Pembelajaran ini memperkuat literasi budaya dan karakter siswa melalui pengalaman langsung.

kegiatan ko kurikuler ini meliputi observasi sikap, hasil karya, refleksi tertulis, serta kemampuan presentasi dan kolaborasi. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menginternalisasi nilai budaya dalam tindakan nyata. *( Ragil)*

Berita Terkait

Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut
Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa
Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C di Desanya

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49 WIB

Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:11 WIB

Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun

Berita Terbaru