Sumenep, Surga Wisata Nataru 2025

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat mengunjungi destinasi wisata Gili Labak untuk melihat langsung potensi dan perkembangan sektor pariwisata daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat mengunjungi destinasi wisata Gili Labak untuk melihat langsung potensi dan perkembangan sektor pariwisata daerah.

Sumenep – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak wisatawan dari berbagai daerah untuk memanfaatkan momen liburan dengan berkunjung ke Kabupaten Sumenep. Ajakan ini bukan sekadar promosi wisata, tetapi juga dorongan agar masyarakat mengenal lebih dalam potensi edukatif, budaya, dan lingkungan yang dimiliki Sumenep.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa sektor pariwisata Sumenep terus berkembang berkat kolaborasi antara pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, wisata bukan hanya soal hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran dan penyadaran publik tentang pentingnya kelestarian budaya dan alam.

“Banyak destinasi yang bisa dinikmati, mulai dari pantai, pulau, sejarah, hingga wisata edukasi. Semua telah kami siapkan untuk memberikan pengalaman terbaik yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga menambah wawasan,” ujarnya, Sabtu, 29/11/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu destinasi unggulan ialah Pantai Lombang, yang memiliki hamparan cemara udang, spesies langka yang hanya ditemukan di dua tempat di dunia. Keberadaan flora unik ini menjadi edukasi lingkungan yang berharga, terutama bagi wisatawan muda.

Tak kalah menarik, Pantai Slopeng menawarkan formasi gumuk pasir menyerupai gurun Timur Tengah. Area ini sering dimanfaatkan sebagai ruang belajar terbuka tentang geologi, angin, dan pembentukan bentang alam.

Bupati juga menyoroti Gili Iyang, pulau dengan kadar oksigen terbaik kedua di dunia. Selain tempat healing, pulau ini menjadi laboratorium alami untuk mempelajari ekosistem laut, konservasi udara, hingga keanekaragaman hayati pesisir.

Di sisi budaya, Museum Keraton Sumenep menjadi pusat pembelajaran sejarah peradaban Madura. Koleksi peninggalan kerajaan, arsitektur megah, dan narasi budaya di dalamnya menghadirkan pengalaman edukatif bagi semua kalangan.

“Pariwisata tidak hanya soal datang dan pulang. Kami ingin wisatawan mendapatkan pengalaman yang membekas dan pengetahuan baru. Inilah bentuk wisata masa depan yang berkelanjutan,” tegas Bupati.

Dengan rangkaian destinasi alam, budaya, dan edukasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kunjungan wisata Nataru tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga memperluas literasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga warisan budaya dan lingkungan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB