DLH Sumenep Dorong Mitigasi Iklim Lewat Penanaman 1.300 Bibit Pohon

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menanam bibit pohon di kawasan TPA Tanonggul, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, sebagai bagian dari program penghijauan DLH Sumenep bekerja sama dengan Medco Energi Madura, Selasa (02/12/2025).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menanam bibit pohon di kawasan TPA Tanonggul, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, sebagai bagian dari program penghijauan DLH Sumenep bekerja sama dengan Medco Energi Madura, Selasa (02/12/2025).

Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman 1.300 bibit pohon di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanonggul, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Selasa (02/12/2025).

Program penghijauan ini merupakan hasil kerja sama antara DLH dan Medco Energi Madura melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan langkah strategis dalam memperluas ruang terbuka hijau sekaligus sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Pembangunan lingkungan berkelanjutan adalah investasi jangka panjang. Penanaman pohon ini merupakan langkah konkret menjaga kualitas lingkungan yang menjadi penyangga ekosistem dan ruang publik hijau,” ujar Bupati saat ikut menanam bibit pohon di Hutan Kota.

Bupati juga menekankan bahwa setiap bibit yang ditanam memiliki nilai penting bagi generasi mendatang. Menurutnya, penghijauan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk menjaga kualitas udara dan menghadirkan masa depan lingkungan yang lebih baik.

“Ini bukan seremonial. Pohon yang kita tanam hari ini adalah paru-paru kota di masa depan,” tegasnya.

Ia berharap program penghijauan yang dilakukan tidak hanya berhenti pada tahap penanaman, tetapi juga dilanjutkan dengan perawatan intensif agar pohon dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memperluas gerakan penghijauan, terutama di wilayah-wilayah rawan kekeringan dan minim tutupan hijau.

“Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju lingkungan yang lebih asri, sehat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari program CSR Medco Energi Madura senilai Rp100 juta. Total 1.300 bibit ditanam di kawasan TPA Tanonggul, meliputi:

Akasia: 175 pohon

Sukun: 250 pohon

Gayam: 250 pohon

Mahoni: 250 pohon

Matoa: 275 pohon

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peningkatan ruang terbuka hijau dapat tercapai, sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di tengah perkembangan kawasan perkotaan,” pungkasnya.

Penulis : Ila

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru