Nyesrek Padi, Tradisi Buruh Tani Pemalang yang Tetap Hidup di Tengah Modernisasi

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Ratini (60), seorang buruh tani asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, terlihat berjibaku mengais sisa padi di tengah hamparan sawah yang menguning. Menyambut musim panen, ia memaknai kegiatan ini sebagai momen penuh syukur dan kebahagiaan.

Kegiatan yang dikenal dengan sebutan Nyesrek atau gampong ini merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Pemalang.

Nyesrek secara harfiah berarti memungut sisa-sisa panen yang tertinggal di sawah. Biasanya dilakukan oleh buruh tani dari golongan ekonomi menengah ke bawah, terutama para perempuan.

“Kami datang ke sawah seusai panen selesai, mencari sisa-sisa gabah yang tidak terambil mesin atau pemilik lahan,dari pagi sampai sore,” kata Ratini, pada Senin ( 8/12 ).

Sebelum penggunaan mesin panen modern seperti Kombat, masih mengandalkan mesin blower manual. Pendapatan pun kala itu cukup menjanjikan.

“Dulu saat masih pakai blower, nyesrek dari pagi sampai sore bisa dapat 10 sampai 15 kilogram gabah, tergantung luas sawahnya,” lanjutnya

Keluhan serupa juga disampaikan Rainah (65), buruh nyesrek asal Desa Bojong angka,Kecamatan Pemalang

“Dulu saya kuat sampai berhari-hari nyesrek karena hasilnya lumayan,Sekarang sejak ada mesin Kombat, dapat 2,5 kilogram saja sudah susah. Capeknya sama, tapi hasilnya jauh menurun,” tawanya ikhlas

Meskipun tidak memberikan hasil sebesar panen utama, tradisi ngasak tidak dipermasalahkan oleh para pemilik lahan. Justru dianggap sebagai bentuk berbagi dan wujud solidaritas antarpetani.

“Anggap saja berbagi kebahagiaan dengan sesama. Biar mereka juga merasakan hasil panen meski hanya sedikit,” ujar Sukarto salah satu pemilik sawah.

Pada musim panen kali ini, para buruh nyesrek terlihat mengumpulkan gabah di petak sawah yang tidak begitu luas, karena semakin menyempit dengan banyaknya pembangunan perumahan di Desa Bojong angka, Dapiah ( 55) , buruh tani yang telah puluhan tahun menekuni pekerjaan ini, menyebut ngasak sebagai momen berharga yang penuh makna.

“Nyesrek ini sangat berarti bagi kami, walaupun hanya dapat 2 -3 kilogram gabah, cukup buat bertahan Karena tidak dapat bantuan ,” tuturnya.

Lebih dari sekadar mencari sisa panen, suasana kebersamaan juga terasa kuat. Mereka saling bercanda, membantu, dan bertukar cerita sembari memungut butir-butir padi yang tertinggal.

Nyesrek,dengan segala kesederhanaannya, mencerminkan kekayaan budaya dan semangat gotong royong masyarakat Pemalang. Di balik setiap butir padi yang dipungut, tersimpan cerita tentang kerja keras, kebersamaan, dan rasa syukur yang tulus dari para buruh tani. ( Ragil).

Berita Terkait

Sehat, Seru dan Berhadiah: Jalan Sehat JMP Ramaikan Pamekasan
Konferensi MWCNU Kota Sumenep Teguhkan Arah Khidmah Menuju Kemandirian Umat
Lewat Tanam Pohon, PDI Perjuangan Sumenep Dorong Kesadaran Lingkungan Hidup
MUSHALLA KAYUPUTIH: Bisikan Doa di Tengah Sejarah
Aliansi BEM Pasuruan Raya Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Tegaskan Kedaulatan di Tangan Rakyat
Haji Her Pamekasan Jadi Teladan Transparansi dalam Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Rp1,1 Miliar untuk Aceh dan Semeru
Lewat Program Tahunan CV Ayunda Pamekasan, Haji Bambang Kembali Berangkatkan 20 Jamaah Umroh Gratis ke Tanah Suci
Respons Kilat PLN Ambunten Sumenep, Layanan Cepat Bikin Warga Gunung Kembar Puas

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:07 WIB

Sehat, Seru dan Berhadiah: Jalan Sehat JMP Ramaikan Pamekasan

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:22 WIB

Konferensi MWCNU Kota Sumenep Teguhkan Arah Khidmah Menuju Kemandirian Umat

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:27 WIB

Lewat Tanam Pohon, PDI Perjuangan Sumenep Dorong Kesadaran Lingkungan Hidup

Senin, 12 Januari 2026 - 15:47 WIB

MUSHALLA KAYUPUTIH: Bisikan Doa di Tengah Sejarah

Senin, 12 Januari 2026 - 15:45 WIB

Aliansi BEM Pasuruan Raya Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Tegaskan Kedaulatan di Tangan Rakyat

Berita Terbaru

Moh. Ramli dikenal sebagai birokrat visioner

PEMERINTAHAN

Kadis Ramli Berpotensi Besar Jadi Sekda Sumenep  

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:20 WIB

PEMERINTAHAN

Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani

Kamis, 22 Jan 2026 - 16:08 WIB