Jejak Korupsi BLUD RSUD Mohammad Zyn Sampang, Kejari Periksa Bupati dan Sekda

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOROTAN PUBLIK — Bupati Sampang Slamet Junaidi (kanan) berada di lingkungan Kejari Sampang saat proses penyidikan dugaan korupsi keuangan BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang yang ditaksir merugikan negara Rp3,3 miliar

SOROTAN PUBLIK — Bupati Sampang Slamet Junaidi (kanan) berada di lingkungan Kejari Sampang saat proses penyidikan dugaan korupsi keuangan BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang yang ditaksir merugikan negara Rp3,3 miliar

SAMPANG, Detikzone.id — Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang kian memanas. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Jawa Timur, memeriksa Bupati Sampang Slamet Junaidi pada Selasa (16/12/2025).

Pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Sampang tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan dugaan penyelewengan keuangan BLUD yang diduga terjadi dalam rentang waktu 2023 hingga 2025.

Tak hanya Bupati, Kejari Sampang juga memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, untuk dimintai keterangan dalam perkara yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadhilah Helmi, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap kedua pejabat tersebut. Ia menyatakan, pemanggilan dilakukan untuk memperdalam materi penyidikan yang tengah berjalan.

“Selain Bupati, yang juga kami panggil untuk diperiksa adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang,” ujar Fadhilah Helmi kepada wartawan di Sampang, Selasa malam.

Bupati Slamet Junaidi tiba di Kantor Kejari Sampang sekitar pukul 14.04 WIB dan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tiga jam oleh penyidik tindak pidana khusus (Pidsus).

Fadhilah Helmi menjelaskan, pemeriksaan terhadap Bupati dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi sekaligus pelapor atas dugaan penyalahgunaan keuangan BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang.

“Beliau diperiksa sebagai saksi dan juga sebagai pihak yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi keuangan BLUD RSUD,” tegasnya.

Hingga saat ini, penyidik Kejari Sampang telah memeriksa sedikitnya 22 orang saksi yang dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan pengelolaan serta aliran keuangan BLUD rumah sakit tersebut. Para saksi berasal dari berbagai unsur, termasuk internal RSUD dan pihak-pihak lain yang dianggap mengetahui atau terlibat dalam proses pengelolaan keuangan BLUD.

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi membenarkan kehadirannya di Kejari Sampang untuk memenuhi panggilan penyidik atas laporan dugaan korupsi keuangan BLUD RSUD yang sebelumnya ia sampaikan.

“Saya datang sebagai saksi sekaligus pelapor. Laporan ini berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Sampang,” ujar Slamet Junaidi yang akrab disapa Haji Idi.

Ia mengungkapkan, berdasarkan temuan Inspektorat, terdapat indikasi penggelapan pajak atau penyalahgunaan keuangan BLUD yang diduga dilakukan oleh seseorang berinisial W.

Dalam pemeriksaan tersebut, Haji Idi mengaku juga menanyakan langsung kepada penyidik terkait perkembangan penanganan perkara yang telah dilaporkannya sekitar lima bulan lalu.

“Saya konsisten hanya pada laporan itu. Saya berharap penyidik segera menetapkan tersangka agar tidak menimbulkan spekulasi dan opini publik yang negatif,” tegasnya.

Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Sampang, nilai dugaan kerugian negara akibat penyalahgunaan keuangan BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp3,3 miliar.

Penulis : Anam

Berita Terkait

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap
Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Berita Terbaru