Pemprov Jateng Siap Tertibkan Tambang Bermasalah demi Kelestarian Lingkungan

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan kesiapannya untuk menertibkan aktivitas pertambangan yang dinilai bermasalah dan berpotensi merusak lingkungan.

Langkah evaluasi akan difokuskan pada kawasan-kawasan yang memiliki fungsi lindung, termasuk wilayah Gunung Slamet dan pegunungan Muria.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa penertiban tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evaluasi akan dilakukan dengan mengacu pada kesesuaian tata ruang serta daya dukung lingkungan.

“Kami akan menelaah kembali aktivitas pertambangan yang berjalan. Apakah sudah sesuai tata ruang dan apakah masih aman bagi lingkungan. Jika tidak, tentu akan ada langkah lanjutan,” ujar Taj Yasin saat menghadiri UI GreenMetric 2025 Announcement and Awarding di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, meningkatnya ancaman bencana alam menjadi sinyal penting agar perlindungan kawasan hutan diperkuat. Ia menilai, perubahan fungsi lahan yang tidak terkendali dapat memperbesar risiko banjir, longsor, hingga krisis air.

“Hutan adalah benteng alami. Jika fungsinya terus berkurang, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Taj Yasin yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan.

Pemerintah provinsi, kata dia, telah menggandeng perguruan tinggi untuk mengembangkan kebijakan dan program yang berbasis keberlanjutan.

“Kerja sama dengan kampus menjadi bagian penting. Banyak inovasi ramah lingkungan yang bisa diterapkan, tidak hanya di lingkungan akademik, tetapi juga di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan dukungan terhadap langkah evaluasi dan penertiban yang dilakukan Pemprov Jateng.

Ia menegaskan, pemerintah pusat siap mengambil tindakan tegas apabila hasil kajian menunjukkan adanya pelanggaran atau beban lingkungan yang berlebihan.

“Jika berdasarkan kajian lingkungan kawasan tersebut sudah tidak mampu menanggung aktivitas pertambangan, maka opsi pencabutan izin harus diambil,” tegas Hanif.

Ia berharap, kebijakan yang diambil dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyeimbangkan kebutuhan pembangunan dengan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Diduga Edarkan Sabu di Lenteng, Pria 43 Tahun Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep
Transparansi DPRD Kabupaten Bogor Dipertanyakan, Jurnalis dan Warga Keluhkan Sulitnya Akses Informasi Publik
Sambut HKN ke-62, Pemkab Sumenep Gerakkan ASN Hidup Sehat dan Aktif di Tempat Kerja
Dana Hibah Pendidikan Pemalang Disorot, Yayasan Cakrawala Desak Kejari Tuntaskan Dugaan Penyelewengan
Bersama Ketua Bhayangkari, Kapolresta Sumenep Rajut Silaturahmi dengan Pengurus Surau Arbaabul Amin
Pemkab Sumenep Dorong Budaya Hidup Sehat ASN, Kebersihan Kantor Jadi Prioritas
Jangan Lewatkan! Disbudporapar Sumenep Jaring Event Unggulan untuk Kalender 2027 melalui Serap Aspirasi
Songennep Jaja Rajja, Bupati Fauzi Serukan Persatuan untuk Masa Depan Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:40 WIB

Diduga Edarkan Sabu di Lenteng, Pria 43 Tahun Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep

Kamis, 5 November 2026 - 16:05 WIB

Transparansi DPRD Kabupaten Bogor Dipertanyakan, Jurnalis dan Warga Keluhkan Sulitnya Akses Informasi Publik

Rabu, 4 November 2026 - 20:01 WIB

Sambut HKN ke-62, Pemkab Sumenep Gerakkan ASN Hidup Sehat dan Aktif di Tempat Kerja

Selasa, 3 November 2026 - 15:50 WIB

Dana Hibah Pendidikan Pemalang Disorot, Yayasan Cakrawala Desak Kejari Tuntaskan Dugaan Penyelewengan

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Bersama Ketua Bhayangkari, Kapolresta Sumenep Rajut Silaturahmi dengan Pengurus Surau Arbaabul Amin

Berita Terbaru