SUMENEP, Kamis, 6 Juli 2026 – Suasana penuh inspirasi menyelimuti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep saat menerima kunjungan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI (Madura), Hj. Ansari, S.Pd.I.
Kehadiran legislator perempuan asal Madura tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan menjadi momentum memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus mendorong generasi muda agar terus belajar, berprestasi, dan berani mengejar cita-cita.
Kedatangan Hj. Ansari disambut hangat oleh Kepala MAN Sumenep beserta jajaran dewan guru. Dalam suasana penuh keakraban, perempuan inspiratif asal Madura itu berinteraksi langsung dengan pihak madrasah, berdialog panjang terkait berbagai persoalan pendidikan, serta menyerap aspirasi dan masukan untuk penguatan kualitas pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Hj. Ansari, komunikasi langsung dengan para pendidik dan pengelola lembaga pendidikan merupakan langkah penting untuk mengetahui kebutuhan nyata di lapangan. Aspirasi tersebut akan menjadi bagian dari perjuangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi unggul.
Dalam kunjungan tersebut, Hj. Ansari didampingi sang suami tercinta, Taufadi, yang merupakan alumni MAN Sumenep tahun 1998, serta Agus Mulyono, sahabat karib sang suami. Kehadiran mereka menambah nuansa kekeluargaan dalam silaturahmi bersama keluarga besar MAN Sumenep.
Hj. Ansari menyampaikan pesan inspiratif agar generasi muda Madura tidak pernah merasa rendah diri untuk memiliki mimpi besar. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan yang lebih baik.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, dan jangan pernah takut bermimpi. Siapa pun bisa berhasil jika memiliki tekad, kerja keras, dan doa,” ujar Hj. Ansari.
Ia berharap MAN Sumenep terus menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, keberhasilan para alumni menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi besar bagi daerah.
Salah satunya, kata Hj. Ansari, adalah Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga merupakan alumni MAN Sumenep tahun 1998 dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang meraih cita-cita.
“Semoga semakin banyak lulusan MAN Sumenep yang mampu tampil memberikan manfaat, membawa nama baik madrasah, serta ikut membangun Madura dan Indonesia,” harapnya.
Ia menegaskan, kemajuan suatu daerah tidak lepas dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, dirinya akan terus memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan perempuan, serta program sosial yang memberikan manfaat nyata.
Sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari juga mengajak masyarakat meningkatkan pemahaman terhadap berbagai kebijakan publik, salah satunya terkait pengelolaan dana haji melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Menurutnya, dana setoran awal calon jemaah haji dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah sehingga mampu memberikan nilai manfaat bagi keberlangsungan penyelenggaraan ibadah haji.
“Pemahaman masyarakat sangat penting agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas. Semua harus melihat secara utuh bagaimana dana haji dikelola dan memberikan manfaat bagi umat,” tegasnya.
Kunjungan Hj. Ansari ke MAN Sumenep mendapat sambutan positif dari keluarga besar madrasah. Kehadirannya dinilai mampu memberikan motivasi baru serta memperkuat harapan agar pendidikan di Madura terus berkembang dan melahirkan generasi yang berkualitas.
Bagi Hj. Ansari, pendidikan bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, menanamkan nilai pengabdian, serta mencetak generasi yang memiliki ilmu, akhlak, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Ia berharap semakin banyak pelajar Madura yang berani melangkah jauh, menggapai impian, dan kelak kembali memberikan kontribusi untuk membangun daerah dengan ilmu, dedikasi, serta integritas.






