Pelantikan PPKHI di Bandung, Dheky Wijaya dan Harun Tegaskan Sinergi Advokat dan Pers

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Ketua Umum PPKHI (Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia), Dheky Wijaya, S.H., M.H., menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara organisasi advokat, pengadilan, dan seluruh unsur penegak hukum sebagai kunci utama dalam mewujudkan keadilan yang berintegritas dan berkeadaban.

Hal tersebut disampaikan Dheky dalam rangkaian acara pelantikan anggota PPKHI yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Hotel Prime Park Bandung, Jawa Barat.

Menurutnya, tidak ada hal yang perlu dipandang negatif ketika generasi muda memilih jalan sebagai penegak hukum. Justru di sanalah diperlukan penguatan kolaborasi lintas profesi agar sistem hukum berjalan secara optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Tidak ada yang ‘tidak baik’ bagi adik-adik kita menjadi penegak hukum. Yang terpenting adalah sinergi antara pengadilan, organisasi, dan sistem hukum. Tanpa sinergi itu, peran kita sebagai penegak hukum dan penyimbang keadilan tidak akan berjalan maksimal,” tegas Dheky.

Dalam kesempatan tersebut, Dheky juga menyoroti aksi nyata solidaritas organisasi melalui pemberian santunan sebesar Rp32.000.000 kepada keluarga salah satu anggota PPKHI yang meninggal dunia sebulan lalu.

 “Titik beratnya bukan pada bagaimana beliau meninggal, bukan pula pada isu negatif apa pun, melainkan kehadiran organisasi di tengah keluarga sejawat. Ini membuktikan bahwa PPKHI tidak pernah meninggalkan anggotanya. Kita tetap bersama, solid sampai akhir hayat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dheky mengingatkan pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan secara berkelanjutan di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.

 “Sejak tahun 2002 kita mulai mengenal teknologi secara luas. Itu menjadi pengingat bahwa kita harus terus menggali ilmu, membuka diri pada perbedaan pandangan, dan tetap bekerja bersama meski tidak selalu sepemikiran,” tambahnya.

PPKHI, lanjut Dheky, berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari sinergi nasional, tidak hanya dalam penguatan profesi advokat, tetapi juga dalam mendukung keluarga sejawat dan meningkatkan kapasitas keilmuan anggotanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PWOIN (Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara), Ir. Harun, S.H., M.I.Kom., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para advokat yang telah bergabung dan dilantik sebagai anggota PPKHI sesuai ketentuan Undang-Undang Advokat.

 “Seorang advokat wajib disumpah, dilantik, dan diangkat oleh organisasi. Ini menandakan bahwa mekanisme hukum telah dijalankan secara sah dan teratur. Inilah langkah awal yang sangat penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap penegak hukum,” ujar Harun.

Ia menilai tingginya minat dan kepercayaan untuk bergabung ke PPKHI menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap peran organisasi profesi hukum.

“Kepercayaan ini adalah amanah. Selamat kepada rekan-rekan yang kini menjadi penegak hukum dan penyimbang keadilan. Sinergi dengan seluruh unsur penegak hukum lainnya adalah keharusan untuk mencapai tujuan bersama,” tegasnya.

Harun juga menegaskan kesiapan PWOIN untuk bekerja sama dengan PPKHI dalam pengembangan organisasi ke berbagai daerah di Indonesia.

 “PWOIN siap bersinergi dengan advokat anggota PPKHI untuk memperluas perwakilan organisasi di daerah, agar PPKHI semakin besar dan kuat secara nasional,” katanya.

Sementara itu, Surat Rachmanto, S.H., selaku Ketua PWOIN Kabupaten Bogor sekaligus anggota PPKHI, menyatakan dukungan penuh atas terjalinnya sinergi strategis antara PPKHI di bawah kepemimpinan Dheky Wijaya dan PWOIN yang dipimpin Ir. Harun.

Menurutnya, kolaborasi dua organisasi besar ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran advokat dan insan pers sebagai mitra penegak hukum yang kritis, objektif, dan konstruktif.

“Kami meyakini sinergi ini akan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam edukasi dan literasi hukum bagi masyarakat Kabupaten Bogor hingga pelosok desa,” ujarnya.

Dengan wilayah Kabupaten Bogor yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, PWOIN dan PPKHI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman hukum yang adil dan mudah dipahami masyarakat.

Surat Rachmanto juga membuka ruang kerja sama luas dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan Forkopimda, guna menjadikan PWOIN dan PPKHI sebagai mitra strategis dalam mendukung pemerintahan yang jujur, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Sebagai penutup, ia menyampaikan amanah dari Pembina PWOIN dan PPKHI, H. Rikan S. Harahap, S.H., S.E., agar seluruh jajaran senantiasa menjaga marwah kedua organisasi dan menjadikan sinergi ini sebagai pelopor kerja kolaboratif di tingkat daerah maupun nasional.

Dengan semangat “Rekan Sejawat Solid Sampai Akhir Hayat”, PWOIN dan PPKHI berkomitmen menjaga integritas, profesionalisme, serta ketulusan dalam melayani dan membela masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum.

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru