Sumenep – Di Batuan, Sumenep, sosok Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn muncul sebagai visioner di balik gerakan Wakaf Berjamaah untuk pembangunan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda.
Ia tidak hanya memimpin administrasi, tetapi juga menjadi motivator yang membangkitkan semangat masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam investasi akhirat yang tiada terputus pahalanya.
Menurut Naghfir, Wakaf ini bukan hanya tentang transaksi tanah, tetapi ikhtiar kolektif membangun peradaban berbasis Al-Qur’an. Setiap jengkal tanah yang diwakafkan akan menjadi saksi lahirnya para penghafal Al-Qur’an yang kelak menerangi umat dengan ilmu dan akhlak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanah seluas 280 meter persegi yang berada tepat di sebelah selatan madrasah ini direncanakan menjadi fondasi fasilitas pendidikan Al-Qur’an bagi para santri.
“Lebih dari pembangunan fisik, gerakan ini adalah simbol harapan dan cahaya bagi generasi Qur’ani,” tegas Naghfir.
Dengan semangat inklusif, ia menegaskan, kontribusi terhadap pendidikan Islam tidak harus menunggu kelapangan besar, namun dimulai dari keikhlasan.
“Sekecil apa pun, setiap orang bisa berperan. Konsep wakaf berjamaah ini membuka kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk ikut andil, memperkuat ikatan sosial, dan menanam pahala jariyah yang akan terus mengalir sepanjang hayat,” tegasnya .
Selain pembangunan fisik, Naghfir menekankan pesan edukatif dan sosial.
“Gerakan wakaf ini memperkuat akses pendidikan, memperluas manfaat ekonomi umat, dan menanam pahala jariyah yang tak terputus oleh waktu. Setiap langkah kecil kita bisa menjadi amal besar jika dilakukan bersama-sama dengan ikhlas.” tukasnya.
Panitia menyediakan berbagai cara bagi masyarakat untuk berpartisipasi, baik melalui rekening resmi Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda Batuan di Bank BRI No. 0095-01-035412-53-4, maupun hadir langsung ke sekretariat madrasah di belakang Kantor Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
“Mari jadikan kesempatan ini momentum menanam kebaikan yang akan terus tumbuh. Dari tanah sederhana ini, lahirlah penghafal Al-Qur’an yang menerangi umat dengan cahaya Ilahi. Jangan tunggu waktu yang tepat; ayo bersama-sama berwakaf, menorehkan sejarah kebaikan yang akan terus dikenang, dan menanam pahala yang tidak terputus,” ajak Naghfir.
Penulis : Redaksi







