Sumenep Kota Seribu UMKM: Kreativitas Warga dan Dukungan Bupati Fauzi Wongsojudo Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dukungan Bupati Fauzi Wongsojudo – Bupati Sumenep mengapresiasi para pelaku UMKM dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang.

Dukungan Bupati Fauzi Wongsojudo – Bupati Sumenep mengapresiasi para pelaku UMKM dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang.

SUMENEP, Detikzone.id — Sumenep kini bukan hanya dikenal sebagai kota Keris dengan keindahan alam dan budaya yang kaya, tetapi juga sebagai kota seribu UMKM, pusat kreativitas dan inovasi warga yang membangun ekonomi kerakyatan. Produk-produk UMKM lokal kini semakin naik kelas, membuktikan bahwa potensi masyarakat Sumenep mampu bersaing, baik di pasar tradisional maupun modern.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan nyata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang secara konsisten memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk berkembang.

Tidak hanya hadir di Pasar Minggu Taman Adipura, Pemerintah Daerah juga menyediakan lokasi strategis seperti Tajamara, Pasar Bangkal, dan Jalan Diponegoro, sebagai panggung bagi kreativitas dan usaha warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap sudut kota seolah menjadi ruang bagi UMKM untuk bersinar. Pedagang kue tradisional, kerajinan tangan, fashion lokal, hingga produk inovatif lainnya mendapat kesempatan yang sama untuk dikenal lebih luas.

Pemerintah daerah menekankan bahwa pemberdayaan UMKM bukan sekadar wacana, tetapi investasi nyata bagi pertumbuhan ekonomi rakyat.

Dukungan ini juga memacu semangat pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Banyak produk lokal kini tampil lebih profesional, dikemas menarik, dan mampu bersaing di pasaran nasional.

Dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga produk kreatif modern, UMKM Sumenep membuktikan bahwa kreativitas lokal bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang nyata.

Kebijakan ini bukan hanya berdampak pada peningkatan omset pelaku usaha, tetapi juga memperkuat identitas budaya Sumenep. Setiap produk yang dihasilkan membawa cerita dan nilai lokal yang unik, sekaligus memperluas jaringan ekonomi warga hingga ke pasar lebih luas.

Menurut F. Hasan, pengamat ekonomi lokal, keseriusan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam memajukan sektor pariwisata dan mendukung UMKM lokal patut mendapat apresiasi tinggi.

“Sumenep kini tidak hanya dikenal sebagai kota Keris, tetapi juga patut didaulat sebagai Kota Seribu UMKM. Ini berkat keseriusan Bupati Fauzi dalam mendorong ekonomi kerakyatan secara nyata,” ujar F. Hasan.

Ia menambahkan, langkah-langkah strategis pemerintah daerah, mulai dari penyediaan ruang bagi UMKM di berbagai lokasi strategis seperti Pasar Minggu, Tajamara, Pasar Bangkal, dan Jalan Diponegoro, hingga pendampingan kreatif bagi para pelaku usaha, menunjukkan kepemimpinan yang pro-rakyat dan visioner.

“Dengan mengintegrasikan sektor pariwisata dan UMKM, Sumenep mampu menjadi kota kreatif yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberdayakan warga secara berkelanjutan. Ini menjadi contoh bagi daerah lain bagaimana ekonomi lokal bisa tumbuh bersama pariwisata,” tegas F. Hasan.

Dengan semangat dan dukungan yang terus mengalir, Sumenep bertransformasi menjadi kota di mana UMKM bukan hanya tentang bisnis, tetapi simbol kemandirian ekonomi, kreativitas warga, dan semangat gotong-royong.

Kota Seribu UMKM ini menjadi bukti nyata bahwa ketika pemerintah hadir memberikan ruang dan dukungan, kreativitas rakyat mampu menggerakkan roda ekonomi dan membangun kesejahteraan bersama.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih
Malam Mingguan Makin Berkesan! Live Musik Akustik Arinna Cafe & Resto Jadi Magnet Pecinta Kuliner dan Kehangatan Keluarga
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Selama Yadnya Kasada 1948 Saka, Akses Menuju Lautan Pasir Disetop
Tongseng Sumsum, Rawon Iga dan Nasi Cumi Lotus Sumenep Bikin Pengunjung Rela Datang Berkali-kali
Dukung UMKM Jangan Hanya Omon – omon, Pujasera Pemkab Sumenep Butuh Kehadiran Pejabat dan ASN untuk Hidup
DRT Manajemen Perkuat Arah Digital Marketing, Dorong UMKM Sumenep Berdaya Saing di Era Transformasi Digital
DRT Manajemen Matangkan Ekspansi Digital Marketing, Tufel Pimpin Rapat Strategis Bersama Tim Muda Kreatif di Resto Lotus Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:38 WIB

Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:33 WIB

Malam Mingguan Makin Berkesan! Live Musik Akustik Arinna Cafe & Resto Jadi Magnet Pecinta Kuliner dan Kehangatan Keluarga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Selama Yadnya Kasada 1948 Saka, Akses Menuju Lautan Pasir Disetop

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:13 WIB

Tongseng Sumsum, Rawon Iga dan Nasi Cumi Lotus Sumenep Bikin Pengunjung Rela Datang Berkali-kali

Berita Terbaru