SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep menempatkan stabilitas keamanan sebagai fondasi utama dalam menjalankan pembangunan dan pelayanan publik. Kesadaran itulah yang mendorong Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Komandan Kodim 0827 Sumenep atas kontribusinya dalam menjaga ketertiban wilayah selama pelaksanaan agenda pemerintahan dan kalender event daerah sepanjang tahun 2025.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian Syukuran Akhir Tahun 2025 dan Apresiasi Sponsorship yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Momentum ini tidak hanya menjadi ruang seremonial, tetapi juga refleksi bersama tentang pentingnya peran aparat teritorial dalam memastikan pembangunan berjalan tanpa gangguan sosial maupun keamanan.
Bupati Achmad Fauzi menegaskan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya bermakna pengamanan fisik, tetapi juga menciptakan rasa aman yang menjadi prasyarat tumbuhnya aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keamanan bukan sekadar kondisi tanpa konflik, tetapi situasi yang membuat masyarakat berani bergerak, berusaha, dan berpartisipasi. Di situlah peran strategis TNI, termasuk Kodim 0827 Sumenep, menjadi sangat penting,” ujar Bupati.
Menurutnya, sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan publik, mulai dari agenda budaya, pariwisata, hingga aktivitas ekonomi kreatif, dapat berlangsung lancar karena adanya dukungan pengamanan dan pendampingan teritorial yang konsisten. Hal ini berdampak langsung pada meningkatnya partisipasi masyarakat serta kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Bupati juga menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI -Polri telah menciptakan iklim kondusif yang memungkinkan komunitas, pelaku UMKM, dan organisasi masyarakat lokal mengambil peran lebih besar dalam pembangunan.
“Pembangunan yang sehat adalah pembangunan yang melibatkan masyarakat secara luas. Namun partisipasi itu hanya bisa tumbuh jika ada rasa aman. TNI-Polri hadir sebagai penyangga stabilitas itu,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan Sumenep dalam menjalankan Sumenep Calendar of Event 2025 tidak lepas dari pola perencanaan yang matang dan dukungan aparat kewilayahan yang responsif terhadap dinamika di lapangan. Pendekatan kolaboratif ini dinilai mampu meminimalkan risiko gangguan sekaligus menjaga harmoni sosial.
Pemerintah Kabupaten Sumenep menargetkan sekitar 110 rangkaian kegiatan pada tahun 2026 yang akan digelar merata di seluruh kecamatan. Agenda tersebut mencakup seni budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan UMKM dan komunitas lokal.
Bupati berharap, sinergi yang telah terbangun bersama TNI -Polri dapat terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga berkelanjutan dan berakar pada ketertiban sosial.
“Kita ingin pembangunan yang punya arah dan nilai. Budaya terjaga, ekonomi rakyat tumbuh, dan masyarakat merasa aman dalam setiap aktivitasnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Sumenep juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor dan mitra strategis yang berkontribusi dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan dan Sumenep Calendar of Event 2025, di antaranya Bank Jatim Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, RSUD dr. Moh. Anwar, Perumda Air Minum Sumekar, Kangean Energy Indonesia Ltd., PT PLN (Persero), HCML, Medco Energi Oil & Gas, Purnama MDR (AMDK), Arinna Roti & Cafe Resto, PT Empat Sekawan Mulia, Express Bahari, BMT NU Jatim, PT Wira Usaha Sumekar, BAZNAS Sumenep, PD Sumekar, serta PT Indaco Warna Dunia.
Acara tersebut dihadiri oleh Dandim 0827 Sumenep, Kapolres Sumenep, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Sumenep, tokoh agama, asosiasi media, serta para pelaksana Sumenep Calendar of Event 2025.
Penulis : Redaksi








