Kapolres Sumenep Tegaskan Penegakan Hukum Maksimal Saat Aksi Aktivis di Mapolres

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Polres Sumenep mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat dan Aktivis Pelindung Perempuan dan Anak Sumenep di depan Kantor Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (29/12/2025).

Aksi yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.25 WIB diikuti sekitar 75 orang massa dengan koordinator lapangan Kamarullah.

Dalam aksinya, massa menyampaikan aspirasi terkait penanganan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan dan pencabulan anak di bawah umur yang dilaporkan melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/303/VI/2025/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur tertanggal 24 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Massa membawa berbagai alat peraga seperti truk mobil komando, spanduk, poster, dan pamflet berisi tuntutan penegakan keadilan dan perlindungan perempuan serta anak.

Massa aksi bergerak dari sisi timur Taman Adipura menuju beberapa titik dan akhirnya tiba di depan Kantor Polres Sumenep pukul 11.00 WIB, menyampaikan orasi yang menekankan transparansi dan profesionalitas penanganan perkara hukum. Sekitar pukul 11.57 WIB, perwakilan peserta aksi diterima pihak Polres untuk dialog.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa perkara pencabulan anak telah dinyatakan lengkap (P21) dan berada pada tahap pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri, sementara laporan dugaan penganiayaan masih dalam penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum.

Polres Sumenep menegaskan bahwa pemanggilan pihak terkait hanya untuk klarifikasi, memastikan proses hukum berjalan objektif, transparan, dan akuntabel. Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., menekankan bahwa pihak kepolisian menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat dan berkomitmen memberikan perlindungan hukum, khususnya bagi korban kejahatan seksual.

Di akhir aksi, Aliansi Masyarakat dan Aktivis Pelindung Perempuan dan Anak Sumenep membacakan tuntutan, termasuk prioritas penanganan kasus kekerasan seksual, menolak kriminalisasi korban, dan mendorong evaluasi menyeluruh proses penegakan hukum. Aksi berakhir tertib pukul 13.25 WIB dengan situasi aman, lancar, dan kondusif berkat pengamanan Polres Sumenep.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep
Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi
Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep
Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk
Curi Dua Ekor Ayam di Bluto Sumenep, Tiga Anak Diamankan Polisi
Kodim Sumenep Bidik 1.092 Calon Prajurit TNI AD, Dandim Tegas: Jangan Ada Calo!

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB