Danrem Kohir Resmikan Festival Keris Sumenep

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Desa Wisata Aengtongtong, Kecamatan Saronggi, kembali menegaskan jati dirinya sebagai kampung keris yang membanggakan. Sabtu (4/7/2026), ratusan masyarakat, empu keris, pegiat budaya, dan unsur TNI memadati lokasi Festival Keris yang digelar Kodim 0827/Sumenep dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya.

Festival tersebut dibuka langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya Nilam Kohir beserta rombongan.

Turut hadir Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada, Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep Nourma Persada, jajaran Koramil 0827/06 Saronggi, para empu keris, tokoh budaya, hingga masyarakat dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai koleksi keris hasil karya para empu Aengtongtong yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu sentra pembuatan keris terbaik di Indonesia. Beragam keris dengan nilai filosofi dan seni tinggi dipamerkan kepada pengunjung sebagai bentuk pelestarian warisan budaya leluhur.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Kohir mengatakan peringatan HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya sengaja dikemas lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya daerah.

“Kami ingin menghadirkan ruang bagi budaya lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. Keris bukan sekadar senjata tradisional, tetapi merupakan identitas bangsa yang harus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi penerus,” tegasnya.

Menurut Danrem, di tengah derasnya arus modernisasi, menjaga budaya merupakan tanggung jawab bersama. Pelestarian keris tidak hanya mempertahankan sejarah, tetapi juga menjaga jati diri bangsa agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Ia menambahkan, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, komunitas budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Indonesia.

“Ketika budaya terus dirawat, manfaatnya tidak hanya menjaga sejarah bangsa, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menjelaskan bahwa dipilihnya Desa Wisata Aengtongtong sebagai lokasi festival merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat yang selama ini tetap konsisten menjaga tradisi pembuatan keris secara turun-temurun.

“Festival ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Aengtongtong sebagai kampung keris yang memiliki sejarah panjang dan kualitas karya yang diakui. Kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang mencintai budaya bangsa sekaligus mendorong meningkatnya kunjungan wisata ke Kabupaten Sumenep,” katanya.

Selama festival berlangsung, pengunjung tidak hanya disuguhi pameran keris, tetapi juga dapat melihat langsung proses pembuatan keris oleh para empu, mulai dari penempaan, pembentukan bilah, hingga penyelesaian ornamen yang sarat makna filosofi.

Festival Keris Aengtongtong menjadi bukti bahwa pelestarian budaya akan semakin kuat ketika seluruh elemen bersinergi. Kehadiran TNI melalui Korem 084/Bhaskara Jaya dan Kodim 0827/Sumenep menunjukkan bahwa menjaga warisan budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab budayawan, tetapi merupakan tugas bersama demi menjaga identitas bangsa sekaligus membuka peluang ekonomi melalui sektor pariwisata berbasis kearifan lokal.

Festival Keris menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya yang tidak hanya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep kepada Indonesia bahkan dunia.

Berita Terkait

Kemarau Bikin Warga Kesulitan Air, Kodim 0210/TU Bergerak Salurkan Bantuan Serentak
Warga Kesulitan Air, Kodim 0809/Kediri Hadir Membawa Harapan
Dandim Sumenep Pastikan Jembatan Laok Saba Segera Rampung, TNI dan Warga Kejar Target
Jembatan Laok Saba Sumenep Mulai Dicor, TNI dan Warga Kompak Bergotong Royong
Menuju Grand Launching, Kompi Produksi Sumenep Dimatangkan dengan Konsep Integrated Farming
Satreskrim Polres Sampang Bukan Kaleng-Kaleng
Jembatan Padanan Mulai Dicor, Akses Warga Lenteng Selangkah Lagi Terwujud
Polresta Surakarta Tindaklanjuti Kebakaran Tiga Kios di Pasar Klitikan Notoharjo

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:33 WIB

Kemarau Bikin Warga Kesulitan Air, Kodim 0210/TU Bergerak Salurkan Bantuan Serentak

Selasa, 29 September 2026 - 13:53 WIB

Warga Kesulitan Air, Kodim 0809/Kediri Hadir Membawa Harapan

Kamis, 24 September 2026 - 18:50 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Jembatan Laok Saba Segera Rampung, TNI dan Warga Kejar Target

Kamis, 24 September 2026 - 18:47 WIB

Jembatan Laok Saba Sumenep Mulai Dicor, TNI dan Warga Kompak Bergotong Royong

Kamis, 24 September 2026 - 18:43 WIB

Menuju Grand Launching, Kompi Produksi Sumenep Dimatangkan dengan Konsep Integrated Farming

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Warga Kesulitan Air, Kodim 0809/Kediri Hadir Membawa Harapan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:53 WIB