Makassar — Rasa bangga dan hormat terpancar saat Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, memimpin langsung Upacara Penyambutan Purna Tugas Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC), Senin (29/12/2025). Upacara berlangsung khidmat di Dermaga Layang Kodaeral VI, Jalan Yos Sudarso, Kota Makassar, sebagai simbol kembalinya para prajurit petarung setelah menuntaskan tugas negara di wilayah perbatasan Papua.
Dalam amanatnya, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan kebanggaannya sebagai pimpinan yang menerima kembali prajurit andalan Kodam Hasanuddin dari daerah operasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, selama penugasan di wilayah Papua, Yonif 700/WYC telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme tinggi dalam menjalankan tugas operasi pengamanan perbatasan.
Pangdam menyampaikan bahwa prajurit Yonif 700/WYC tidak hanya berhasil menjaga stabilitas keamanan di wilayah penugasan, tetapi juga mampu menjaga marwah, kehormatan, dan kejayaan satuan. Kondisi keamanan yang terjaga tersebut menjadi fondasi penting bagi berlangsungnya kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara aman dan damai di daerah perbatasan.
“Di tengah medan yang berat, cuaca ekstrem, dan risiko operasi yang tinggi, kalian tetap berdiri tegak sebagai prajurit sejati. Loyalitas, keberanian, serta pengorbanan yang ditunjukkan merupakan wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Pangdam dengan penuh ketegasan.
Lebih lanjut, Pangdam XIV/Hasanuddin menekankan bahwa keberhasilan Yonif 700/WYC dalam melaksanakan tugas operasi merupakan kehormatan besar, tidak hanya bagi satuan, tetapi juga bagi Kodam XIV/Hasanuddin dan TNI secara keseluruhan.
Ia menegaskan bahwa menjaga setiap jengkal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah tugas suci yang hanya dapat dijalankan oleh prajurit-prajurit berjiwa ksatria.
“Kalian telah menunaikan amanah negara dengan kehormatan. Itulah makna sejati dari pengabdian seorang prajurit TNI,” tegas Pangdam.
Upacara penyambutan ini menjadi penanda berakhirnya masa penugasan operasi Yonif 700/WYC di wilayah perbatasan RI–PNG sekaligus momentum refleksi atas pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Penulis : Enno








