Bukan Sekadar Silaturahmi, DPC PKS Bodeh Datangi DPRD Pemalang Bawa Suara Akar Rumput

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang — Mengawali langkah politik di awal tahun 2026, jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kecamatan Bodeh mengambil sikap proaktif dengan menyambangi Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, Kamis (8/1/2026).

Mereka datang bukan sekadar bersilaturahmi, melainkan membawa langsung aspirasi masyarakat bawah yang selama ini menunggu jawaban nyata.

Rombongan yang terdiri dari delapan orang pengurus struktur PKS tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PKS Bodeh, Mohamad Arif Hidayat, S.Pd. Kehadiran mereka diterima oleh dua anggota legislatif Fraksi PKS DPRD Pemalang, dr. Irma Suryani Widyastuti selaku Ketua Fraksi PKS dan Rina Tiyastuti, di Ruang Fraksi PKS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam audiensi tersebut, Mohamad Arif Hidayat menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral partai terhadap konstituen di tingkat akar rumput.

“Kami tidak datang hanya untuk melihat gedung DPRD yang megah. Kami datang membawa titipan aspirasi masyarakat Kecamatan Bodeh yang harus diperjuangkan,” tegas Arif di hadapan anggota dewan.

Ia menyampaikan bahwa pengurus partai di tingkat bawah menjadi saksi langsung berbagai persoalan masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga akses layanan dasar, yang membutuhkan keberpihakan nyata dari wakil rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, DPC PKS Bodeh menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi keluhan dan harapan masyarakat, di antaranya:

Optimalisasi Dapil 4
Wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bodeh, Comal, dan Ulujami diharapkan mendapatkan perhatian pembangunan dan program yang lebih merata serta berkeadilan.

Akses Layanan Kesehatan dan Pendidikan Gratis

Masyarakat mempertanyakan mekanisme konkret agar warga kurang mampu benar-benar dapat mengakses layanan kesehatan dan pendidikan gratis tanpa prosedur berbelit.

Perbaikan Infrastruktur Jalan
Kondisi jalan kabupaten di Desa Jraganan yang rusak parah sejak lama menjadi sorotan utama dan mendesak untuk segera diperbaiki.

Dukungan Operasional Kader
Pengurus juga menyampaikan kendala finansial yang dihadapi kader dan struktur partai dalam menjalankan kegiatan rutin organisasi dan kajian masyarakat.

Fraksi PKS Janji Kawal Aspirasi
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD Pemalang, dr. Irma Suryani Widyastuti, menyampaikan komitmen untuk menjadikan masukan dari DPC PKS Bodeh sebagai bahan perjuangan di parlemen.

“Fraksi PKS hadir sebagai jembatan aspirasi. Data dan keluhan dari pengurus di lapangan ini sangat penting untuk kami gunakan dalam menekan eksekutif agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar dr. Irma.

Ia memastikan persoalan infrastruktur jalan di Desa Jraganan serta akses layanan kesehatan akan menjadi catatan prioritas yang diperjuangkan melalui rapat komisi maupun forum paripurna DPRD.

Perkuat Sinergi Struktur dan Parlemen
Audiensi tersebut ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat sinergi antara struktur partai di tingkat bawah dengan Fraksi PKS di DPRD Pemalang. Harapannya, setiap program dan kebijakan pemerintah daerah benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Langkah DPC PKS Bodeh ini menegaskan bahwa politik tidak berhenti di baliho dan janji kampanye, melainkan harus hadir melalui kerja nyata, keberanian menyuarakan aspirasi, dan konsistensi mengawal kepentingan rakyat kecil. (Ragil)

Berita Terkait

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C di Desanya
Digitise Innovations Gandeng STMIK Tazkia, Gelar Business Coaching “Praktek Langsung dari Nol” untuk Digitalisasi UMKM
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49 WIB

Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:11 WIB

Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:46 WIB

Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu

Berita Terbaru