Subuh Membara di Asembagus Situbondo, Dua Rumah Rusak Berat

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO – Dua unit rumah di Perumahan PG Asembagus, Kabupaten Situbondo, dilalap si jago merah pada Selasa (13/1/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut mengakibatkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp80 juta.

Dua rumah yang terdampak kebakaran diketahui milik Yoga dan Hendrik, warga setempat yang rumahnya berdempetan. Saat peristiwa terjadi, Hendrik diketahui sedang menginap di rumah mertuanya, sementara Yoga berada di dalam rumah dan menyadari api mulai membesar.
Beruntung,

Yoga berhasil menyelamatkan diri dan segera menghubungi Hendrik untuk memberitahukan kondisi rumahnya yang terbakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat dengan melaporkan peristiwa tersebut ke pos jaga PG Asembagus. Informasi kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.

Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian.

Dengan dibantu warga sekitar, petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.15 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kedua rumah mengalami kerusakan berat. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik di dalam rumah.
Warga juga diimbau untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik, serta menghindari penggunaan listrik yang berlebihan agar tidak membebani jaringan.

“Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat demi mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.

Penulis : Anton

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru