Bupati Sumenep Ingatkan KI, Transparansi Kunci Good Governance

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep — Di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat malam (23/01/2026), sebuah amanah besar resmi dimulai. Lima Komisioner Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep periode 2025–2029 dilantik dan diambil sumpah jabatannya, membawa harapan baru bagi penguatan keterbukaan informasi publik di daerah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, Komisi Informasi bukan sekadar lembaga formal, melainkan pilar strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di tangan para komisioner inilah transparansi birokrasi diuji.

“Kami berharap Komisioner KI mampu mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan independensi,” tegas Bupati di sela prosesi pelantikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keterbukaan informasi tidak boleh dipahami sebatas kewajiban administratif, tetapi merupakan komitmen moral pemerintah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Tanpa itu, kepercayaan publik akan rapuh.

Bupati Fauzi menekankan bahwa di era digital, tantangan pengelolaan informasi publik semakin kompleks.

Pemerintah daerah dituntut mampu menyediakan informasi secara cepat, tepat, dan mudah diakses, seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

“Keterbukaan informasi adalah fondasi utama good governance. Komisi Informasi harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik di seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Adapun Komisioner KI Kabupaten Sumenep periode 2025–2029 yang resmi dilantik yakni Ahmad Ainol Horri, Hasdani Roi, Rifa’i, Winanto, dan Kamarullah.

Dengan komposisi baru ini, pemerintah daerah berharap KI tampil sebagai lembaga yang profesional, objektif, dan dipercaya masyarakat.

Lebih jauh, Bupati juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk memperkuat sinergi dengan Komisi Informasi. Sebab keterbukaan informasi bukan hanya tanggung jawab KI, melainkan kewajiban seluruh badan publik.

“Kami ingin Komisi Informasi menjadi lembaga yang solutif dan edukatif. Tidak hanya menyelesaikan sengketa, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan agar potensi sengketa bisa diminimalkan,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat budaya transparansi di lingkungan birokrasi. Dengan semangat baru dan komisioner yang baru, Komisi Informasi diharapkan mampu menjadi penjaga kepercayaan publik dan penggerak pemerintahan yang terbuka di Kabupaten Sumenep.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Berkedok Arisan, Kantor Hukum Yakuza Maneges Resmi Dampingi Korban Lapor ke Polres Kediri
Jumat ASRI Jadi Gerakan Bersama, Bupati Achmad Fauzi Ajak Warga Rawat Wajah Sumenep
Bangun Kesadaran Jaga Sungai, Mbak Wali Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Sungai Kedak
Sengketa Lahan Banjarmlati Memanas, GRIB Jaya Tantang Pemkot Kediri Buka-Bukaan Data
Menuju Kota Berdaya Saing, Kediri Resmikan Payung Hukum Pelestarian Budaya dan Smart City
Jurus Pamungkas Dinkes Probolinggo, Perkuat Posyandu sebagai Benteng Utama Kesehatan Masyarakat
Tradisi Kirab Pusaka Sumenep Hidupkan Kembali Nilai-Nilai Leluhur Keraton
Perkuat Kecakapan Finansial Perempuan, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Edukasi SICANTIK

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:28 WIB

Dugaan Penipuan Berkedok Arisan, Kantor Hukum Yakuza Maneges Resmi Dampingi Korban Lapor ke Polres Kediri

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:29 WIB

Jumat ASRI Jadi Gerakan Bersama, Bupati Achmad Fauzi Ajak Warga Rawat Wajah Sumenep

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:59 WIB

Bangun Kesadaran Jaga Sungai, Mbak Wali Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Sungai Kedak

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:52 WIB

Sengketa Lahan Banjarmlati Memanas, GRIB Jaya Tantang Pemkot Kediri Buka-Bukaan Data

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Menuju Kota Berdaya Saing, Kediri Resmikan Payung Hukum Pelestarian Budaya dan Smart City

Berita Terbaru

DETIK ZONE

Perjalanan Konflik KH Miftahul Akhyar

Sabtu, 27 Jun 2026 - 16:38 WIB